Berita Demak

HUT ke-77 RI, Pemkab Demak Gelar Lomba Pemanfaatan Sampah

Menyambut HUT ke-77 Republik Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup  menggandeng TP PKK.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: sujarwo
Kominfo Demak
Bupati Demak Eisti'anah saat menilik produk olahan sampah di Pendopo Bupati Demak. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sambut HUT ke-77 RI, Dinas Lingkungan Hidup  menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Hal itu untuk menyelenggarakan lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) tahun 2022 di pendopo Satya Bhakti Praja.

Peserta adalah dua Desa Binaan PKK tahun 2022 dan masyarakat umum seperti bank sampah, pegiat lingkungan, kelompok swadaya masyarakat (KSM), sekolah Adiwiyata dan lainnya.

Masing-masing peserta membawa produk setengah jadi dan tahap penyelesaian akhir produk di laksanakan di lokasi. 

Masruh, Ketua Panitia Krenova menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan, untuk memberikan motivasi pada masyarakat dalam pengelolaan sampah, serta  memanfaatkan barang bekas sehingga mengurangi jumlah sampah yang ada di wilayah Kabupaten Demak

Selanjutnya setiap kelompok maksimal dua orang yang mengerjakan produk kreasi selama waktu 3 jam.

Kemudian peserta menjelaskan produk yang dihasilkan mulai bahan baku, proses pembuatan sampai produk jadi. 

Pemenang akan mendapatkan penghargaan dan piagam bagi juara I, II , III dan juara harapan. 

"Untuk Juara I akan mendapatkan uang senilai Rp. 2 Juta, Juara II Rp. 1.5 Juta, Juara III Rp. 1 Juta. Sementara untuk juara harapan mendapatkan uang senilai Rp. 500 Ribu. Dan semua hasil kreasi yang telah di lombakan ini menjadi hak panitia." ungkapnya, Minggu 14 Agustus 2022.

Sementara Bupati Demak Eisti'anah mengapresiasi  kegiatan tersebut.

"Saya sangat apresiatif sekali nggih, sudah di laporkan tadi sama Pak Masruh dan berharap di tahun ini yang masih 40 peserta, di harapkan tahun depan lebih banyak lagi yang mengikuti agenda ini," katanya.

Agenda ini diharapkan memotivasi masyarakat dalam berkreasi ber inovasi khususnya dalam pengelolaan sampah. 

"Nah ini kita kreasi kan inovasi yang mungkin bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih sehingga bisa menarik masyarakat, agar tidak membuang sampah kemana- mana tetapi bisa menghasilkan uang secara ekonomi." tuturnya. 

Sementara terkait pemasaran hasil kreasi tersebut, Eisti mengatakan akan menjadi PR dan perhatian pemkab berupaya men carikan untuk pemasaranya sehingga dapat menambah nilai ekonomi.

"Semoga kegiatan ini bisa menambah kreasi dan inovasi dan menjadi solusi terkait pengelolaan sampah yang ada di kabupaten demak." pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved