Berita Internasional

Taliban Bubarkan Demonstrasi Perempuan dengan Cara Memukuli dan Tembakan di Kabul

Pasukan Taliban membubarkan aksi demonstrasi kaum perempuan dengan cara memukuli dan melepaskan tembakan ke udara, Sabtu (13/8/2022).

Editor: m nur huda
Twitter/Oliver Marsden
Pasukan Taliban membubarkan aksi demonstrasi kaum perempuan dengan cara memukuli dan melepaskan tembakan ke udara, Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Pasukan Taliban membubarkan aksi demonstrasi kaum perempuan dengan cara memukuli dan melepaskan tembakan ke udara, Sabtu (13/8/2022).

Aksi Taliban bubarkan demonstran perempuan tersebut terjadi di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Peristiwa ini terjadi dua hari sebelum ulang tahun pertama Taliban kembali berkuasa di Afghanistan.

Sekitar 40 perempuan yang berbaris di Kementerian Pendidikan Afghanistan di Kabul, meneriakkan “roti, pekerjaan, dan kebebasan”.

Terlepas dari janji yang dibuat ketika merebut kembali kekuasaan pada 15 Agustus 2021, Taliban telah membatasi hak-hak perempuan Afghanistan, termasuk melarang siswa perempuan sekolah menengah atas.

Diberitakan AFP, beberapa pengunjuk rasa perempuan yang berlindung di toko-toko terdekat dikejar dan dipukuli oleh pejuang Taliban dengan popor senapan mereka.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "15 Agustus adalah hari hitam" mengacu pada peringatan yang akan datang, saat mereka menuntut hak untuk bekerja dan partisipasi politik.

"Keadilan, keadilan. Kami muak dengan ketidaktahuan," teriak para pengunjuk rasa sebelum mereka bubar. “Sayangnya, Taliban dari dinas intelijen datang dan menembak ke udara,” kata Zholia Parsi, salah satu penyelenggara pawai. “Mereka membubarkan gadis-gadis itu, merobek spanduk kami dan menyita ponsel banyak gadis,” tambahnya.

Beberapa wartawan yang meliput unjuk rasa perempuan pertama dalam beberapa bulan terakhir tersebut, juga dilaporkan dipukuli oleh para personel Taliban.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Taliban Bubarkan Unjuk Rasa Kaum Perempuan dengan Kekerasan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved