Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Bawaslu Kota Salatiga Luncurkan Buku Berjudul Romantika Pengawasan

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Salatiga luncurkan buku yang berisi sejarah pengawasan Pemilu dari masa ke masa

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Hanes Walda
Peluncuran buku “Romantika Pengawasan” oleh Bawaslu Kota Salatiga, Senin (15/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Salatiga luncurkan buku yang berisi sejarah pengawasan Pemilu dari masa ke masa.

Buku setebal 274 halaman tersebut berjudul “Romantika Pengawasan” yang diluncurkan di Kantor Bawaslu kota Salatiga.

Romantika Pengawasan yang diterbitkan Bawaslu Kota Salatiga dilakukan bedah buku dengan pembedah Yayat Nurhayat, Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga, Yayat Nurhayat mengapresiasi atas peluncuran buku sejarah pengawasan Pemilu, Pilpres, Pilkada Salatiga, dan Pilgub Jateng ini.

Buku ini dapat menjadi kenangan tersendiri bagi penyelenggaraan kepemiluan khususnya para mantan Panwaslu atau Bawaslu Salatiga.

“Buku ini intinya mengingatkan masa lalu dalam pengawasan Pemilu, Pilkada Salatiga, Pilgub Jateng maupun Pilpres yang telah terlaksana,” kata Yayat kepada Tribunjateng.com, Senin (15/8/2022).

“Suka duka, susah senang maupun boleh saya katakana lika-liku pengawasan pemilu terangkum dalam buku ini, intinya, buku ini sangat bagus namun masih ada beberapa point yang harus diperhatikan dan jika perlu setelah buku ini beredar dapat meminta saran maupun kritik atas tersusunnya buku ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Salatiga, Agung Ari Mursitu mengatakan bahwa mengapa dikemas dengan judul “Romantika Pengawasan” karena pengawasan Pemilu itu penuh dengan liku-liku dan permasalahan.

Serta dengan penuh dinamika dalam perjalanan pengawasan Pemilu, Pilpres, Pilgub Jateng maupun Pilkada Salatiga.

“Dalam buku ‘Romantika Pengawasan’ itu memuat kilas sejarah dan diamika dalam mengawasi pemilu,” kata Agung.

“Mulai dari sepak terjang dan lika-liku pengawasan dalam ‘pesta demokrasi’ oleh Panwaslu 2004, Panwas Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Salatiga 2006, 2011, 2017 lalu, Panwas Pilgub Jateng 2008, 2013, 2018. Serta, Bawaswu 2018-2023,” tambahnya.

Dirinya meminta maaf tidak dapat menghadirkan seluruh mantan Panwaslu karena selain ada yang sulit untuk dihubungi juga ada beberapa anggota Panwaslu yang sudah meninggal dunia.

Dalam peluncuran buku “Romantika Pengawasan” ini sengaja mengundang hadir para mantan anggota Panwaslu ataupun Bawaslu Kota Salatiga.

Diantaranya Mashuri AK, BW Heru Santoso, AKBP (purn) Haryanto, Astuti Sakdiyah, Dhinar Sasongko, Syaimuri Albab, dan Arsyad. Komisioner Bawaslu Kota Salatiga hadir semuanya Agung Ari Mursito, Ahmad Dhomiri, dan Yesaya Tiluata. (han)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved