Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Terdampak Perang Rusia-Ukraina, Ekspor Mebel Jepara Lesu

Ekspor mebel Kabupaten Jepara ke mancanegara masih normal. Pelaku usaha mebel menemui beberapa hambatan. Setelah dihantam pandemi Covid-19.

Tayang:
TRIBUNMURIA/YUNANSETIAWAN
Aktivitas pengangkutan mebel ke kontainer di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Senin, 15 Agustus 2022. Saat ini ekspor mebel Jepara masih lesu. 

TRIBUNMURIA.COM, JEPARA- Ekspor mebel Kabupaten Jepara ke mancanegara masih normal. Pelaku usaha mebel menemui beberapa hambatan. Setelah dihantam pandemi Covid-19. Kini harga bahan baku dan pengiriman melonjak.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jepara, Andang Wahyu Triyanto, menyebut ekspor mebel belum sepenuhnya lancar. Sejumlah perusahaan juga sebagian belum pulih pasca dihantam pagebluk.

Bahkan pada masa itu ekspor turun 40 persen.

Kini setelah pandemi Covid-19 terkendali. Sejumlah perusahaan sudah mendapat pemesanan cukup besar. Namun terkendala pada biaya pengiriman kapal.

Dia merinci biaya kapal semula 3 ribu dolar AS. Namun terjadi pelonjakan 20 ribu dolar AS. Saat harga sudah perlahan turun.

“Tapi masih di angka sekitar 10 ribu dollar AS,” kata Andang kepada tribunmuria.com, Senin, 15 Agustus 2022.

Menurutnya, peningkatan harga biaya kapal juga berpengaruh pada harga bahan. Karena sebagian bahan juga impor, sepero baut, sekrup, engsel yanh dibeli dari China.

Tak berhenti di situ saja. Kini harga bahan bakar minyak naik imbas dari perang Rusia dan Ukraina. Hal itu mempengaruhi harga pengiriman barang.

Selain itu, pengekspor mebel Jepara ikut terdampak perang dagang Amerika Serikat dengan China. Pasalnya, kebanyakan perusahaan pengiriman barang melalui kapal berasal dari China. Di sisi lain ekspor terbesar mebel Jepara ke AS.

Akibatnya banyak pemesanan dan pengiriman barang tertunda.

Andang meminta pelaku usaha mebel di Jepara untuk saat ini mulai menyesuaikan harga  sembari menunggu kondisi kembali kondusif.

Dia memperkirakan perekonomian sektor mebel di Jepara kembali menggeliat pada 2023.(*)

Baca juga: Yuk Intip Toko Emas Djanoko Purwokerto, Ciri Bangunan Arsitek Belanda Masih Dipertahankan Sejak 1952

Baca juga: Simak Pentingnya Suspensi Untuk Cari Aman Berkendara

Baca juga: Polisi Temukan Tato Dianita Aurellia dan Tiga Naga di Mayat Mengapung di Banjir Kanal Barat Semarang

Baca juga: Pj Bupati Jepara: Jangan Terima Suap Apalagi Korupsi, Ingat Selalu Kasus di Pemalang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved