Berita Regional

Dirut Perusahaan Ekspedisi di Surabaya Jadi Tersangka Penyekapan Karyawan, Begini Duduk Perkaranya

Direktur Utama PT ML, perusahaan ekspedisi laut di Surabaya, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyekapan terhadap karyawan.

tribunjateng/dok
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Kasus penyekapan terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

SR, Direktur Utama PT ML, perusahaan ekspedisi laut di Surabaya, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyekapan terhadap karyawannya berinisial ES. 

SR dijerat dengan Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang. 

Baca juga: Guru Aniaya Murid di SMKN 1 Jakarta, Wakepsek Sebut Berawal Adanya Laporan Perundungan Adik Kelas

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana membenarkan status hukum SR.

"Sebelumnya saksi, setelah memenuhi alat bukti dan melalui gelar perkara kami naikkan sebagai tersangka sejak awal Agustus lalu," kata Arief dikonfirmasi, Senin (15/8/2022) sore.

Duduk perkara


Kasus bermula ketika istri ES, yakni MM, melaporkan SR ke polisi pada awal 2022.

Saat itu ES dituduh melakukan perbuatan yang dianggap merugikan perusahaan tempat suaminya bekerja. 

Orangtua ES saat itu sempat mendatangi perusahaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan anaknya. 

Lantaran tak ingin terjadi apa-apa dengan orangtuanya, ES lalu menyusul orangtuanya ke perusahaan tersebut. 

Namun setibanya di sana, ES tak diizinkan pulang dengan alasan harus membayar sejumlah ganti rugi yang telah ditetapkan perusahaan

"Di kantor, ES mengaku dijaga ketat dan tidak diperbolehkan ke luar ruangan," kata kuasa hukum pelapor MM, Eko Budiono saat dikonfirmasi.

Tak hanya menyekap, menurutnya, pihak perusahaan juga membawa uang tabungan sebesar Rp 570 juta dan sejumlah sertifikat tanah milik ES. 

Atas peristiwa itu, MM pun melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved