Berita Kajen

Inilah Tema Hari Jadi ke 400 Kabupaten Pekalongan

Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah bulan ini genap berusia 400 tahun. Di tahun ini tema hari jadi sendiri adalah 'Pekalongan Setara Bangkit Bersama'

indra Dwi Purnomo
Logo hari jadi ke 400 tahun kabupaten pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah bulan ini genap berusia 400 tahun. Di tahun ini tema hari jadi sendiri adalah 'Pekalongan Setara Bangkit Bersama'.

Hal tersebut diungkapkan, ketua panitia hari jadi Kabupaten Pekalongan ke 400 yang sekaligus asisten 2 Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro.

"Tema hari jadi adalah 'Pekalongan Setara Bangkit Bersama'. Tema ini memiliki, makna filosofi di antaranya Pekalongan Setara merupakan visi Kabupaten Pekalongan yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang sejahtera Adil dan Merata (Setara) Berbudaya Gotong Royong."

Asisten 2 Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro
Asisten 2 Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro (indra Dwi Purnomo)

"Selain itu, Setara juga dikandung maksud bahwa pembangunan merata di semua wilayah Kabupaten Pekalongan, baik wilayah atas, tengah dan pesisir," ungkap asisten 2 Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro kepada Tribunjateng.com, Selasa (16/8/2022).

Kemudian, bangkit maju bersama hal itu maksudkan bahwa hari jadi ke 400 tahun ini merupakan, momentum bagi pemerintah dan seluruh Kabupaten Pekalongan untuk bangkit dari kertepurukan akibat atau dampak pandemi covid-19 dan bersama-sama menyatukan langkah serta tekad menuju kondisi yang lebih baik.

"Tema ini juga selaras dengan tema HUT ke 77 RI yaitu 'Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat'," imbuhnya.

Wahyu mengungkapkan, angka 400 pada hari jadi Kabupaten Pekalongan ini mempunyai arti 400 dengan angka nol yang saling bertautan membentuk sebuah rantai jabat tangan.

Logo ini bermakna, bahwa kabupaten Pekalongan telah berusia 400 tahun semenjak pangeran Mandurorejo diangkat dan dikukuhkan sebagai Adipati Pekalongan pertama oleh Raja Mataram, Sultan Agung Anyokrokusumo.

"Angka nol yang saling bertautan dalam sebuah rantai jabat tangan, tanda panah kedepan bermakna persatuan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menguatkan tekad bangkit bersama-sama dari keterpurukan pandemi Covid-19 menuju kondisi yang lebih baik," imbuhnya. (Dro)

Baca juga: Suporter Ingin Kapten Wallace Costa Kembali ke PSIS Semarang, Apa Alie Sesay Tidak Cukup Kuat?

Baca juga: KKN Unissula Solutif Atasi Problematika di Lapangan

Baca juga: KKN Unissula Solutif Atasi Problematika di Lapangan

Baca juga: Kumpulan Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Lengkap Beserta Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: 20 Peserta Bersaing di Grand Final Duta GenRe Kabupaten Tegal 2022

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved