Berita Kendal

UPDATE : Dua Pelaku Pembacokan Hingga Tewas Di Desa Plataran Kaliwungu Kendal Ditangkap, Inilah Dia

Satreskrim Polres Kendal bekuk dua pelaku pengeroyok hingga tewas warga Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan.

Dokumentasi Polres Kendal
Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam tanyai dua pelaku penganiaya hingga tewas yang terjadi di gerbang masuk Dukuh Krajan Desa Plataran Kaliwungu Selatan. 

TRIBUNJATENG.COM,KENDAL -- Satreskrim Polres Kendal bekuk dua pelaku pengeroyok hingga tewas warga Desa Plantaran, Kaliwungu Selatan.

Korban bernama Bagus Prasetyo dikeroyok hingga tewas oleh warga Semarang timur Sunarto bersama Agus Fadlan warga Cepiring Kabupaten Kendal.

Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam mengatakan pengeroyokan terhadap Bagus terjadi di gerbang masuk Dukuh Krajan Desa Plataran Kaliwungu Selatan.

 Kejadian berdarah tersebut berawal adanya saling tantang antar geng di media sosial. Akhirnya dua geng itu menyepakati untuk bertemu di daerah Plataran Sabtu (13/8/2022) lalu. 

"Berdasar keterangan saksi, korban memang mempunyai rencana untuk mendatangi tawuran dan kemudian kembali ke basecamp atau tempat yang sering digunakan untuk berkumpul," jelasnya saat konferensi pers di Polres Kendal Selasa (16/8/2022).

Menurutnya saat mendatangi tawuran tersebut korban terkena sabetan di kepala dan punggung bagian belakang. Hal itu membuat korban pingsan.

"Geng korban saat itu memang kalah jumlah," tutur dia.

Dikatakannya, korban yang terluka parah langsung dibawa ke Rumah Sakit Darul Istikomah Kaliwungu. Kemudian pihak keluarga diberitahu mengenai kondisi dan keberadaan korban.

"Karena luka yang dideritanya cukup parah akhirnya sekira pukul 06.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia," tutur dia.

Kapolres mengatakan barang bukti yang disita antara lain  senjata tajam jenis celurit, dan  Ikat pinggang yang telah diikat dengan Gear rantai Sepeda Motor.

Pelaku , Sunarto  dan   Agus Fadlan   dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun.

"Untuk pengembangan kasus, saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap kedua geng ini," tandasnya..

Sementara itu tersangka Sunarto mengaku tidak mengetahui jika akan diajak tawuran. Dia baru pertama melakukan hal tersebut.

"Saya tidak jika akan berantem. Saya cuma diajak," tandasnya. (*)

Baca juga: Reza Artamevia Ungkap Perlakuan Angelina Sondakh yang Paling Membekas: Tercatat Sekali di Hatiku

Baca juga: Persis Solo 4 Kali Kalah, Ini Kata Mantan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo

Baca juga: Ruang Paripurna DPRD Kota Semarang Direnovasi, Rapat Pindah ke Hotel  

Baca juga: Alasan Kapendam Belum Serahkan Surat Wasiat Kopda Muslimin ke Rina Istrinya: 2 Surat Sudah ke Anak

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved