Berita Semarang

Profesor Fathur Resmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Unnes

Rektor Unnes meresmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
Dok. Humas Unnes
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman, MHum, meresmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) sebagai bentuk upaya perlindungan korban kekerasan seksual baik dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di Gedung Rumah Ilmu Kawasan Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Kota Semarang pada Senin (15/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof  Dr Fathur Rokhman, MHum, meresmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) sebagai bentuk upaya perlindungan korban kekerasan seksual baik dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Ia mengatakan Rumah Aman PPKS ini merupakan tanda komitmen Unnes dalam mendukung perlindungan penyintas kekerasan khususnya di lingkungan kampusnya.

“Penurunan kekerasan seksual menjadi salah satu arahan prioritas dari Presiden Joko Widodo yang perlu diselesaikan," ujar Prof. Fathur.

Ia menambahkan, peresmian Rumah Aman PPKS Selain itu juga ini merupakan tanda cepatnya Unnes dalam merespon Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Nadiem Makarim yang telah menerbitkan Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Rumah Aman PPKS berlokasi di Gedung Rumah Ilmu Kawasan Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Kota Semarang pada Senin (15/8/2022).

Fathur menginginkan demi menciptakan iklim yang bebas dari kekerasan seksual, Unnes telah menerbitkan Peraturan Rektor Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksualitas di Unnes.

“Kampus merupakan garda depan untuk menciptakan iklim Pendidikan yang responsif gender dan mengawal pencegahan terjadinya kekerasan atas nama apapun,” jelasnya.

Fathur menambahkan, bahwa segala kekerasan dalam bentuk apapun harus dihapuskan karena akan mencederai kemanusiaan.

“Saya berharap, dengan didirikannya Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Unnes ini menjadikan iklim akademik di kampus kita tercinta merdeka dari kekerasan dan mahasiswa, tendi, serta dosen merasakan atmosfer yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., meresmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) sebagai bentuk upaya perlindungan korban kekerasan seksual baik dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di Gedung Rumah Ilmu Kawasan Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Kota Semarang pada Senin (15/8/2022).
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., meresmikan Rumah Aman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) sebagai bentuk upaya perlindungan korban kekerasan seksual baik dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di Gedung Rumah Ilmu Kawasan Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Kota Semarang pada Senin (15/8/2022). (Dok. Humas Unnes)

Ketua Rumah Aman PPKS Dr Wirawan Sumbodo, MT, menjelaskan tugas Rumah Aman PPKS ini adalah memastikan korban kekerasan mendapatkan pelayanan terbaik agar dapat pulih dan mendapatkan keadilan.

“Itu menjadi salah satu tugas penting Ruman Aman PPKS UUnnes. Saya berharap dengan hadirnya Rumah Aman PPKS Unnes ini kepentingan terbaik bagi korban dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tegasnya.

Sebelumnya, Unnes menyelenggarakan Uji Publik Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus.

Pada seleksi tersebut terpilih 9 Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual yang terdiri atas dosen, tendik, maupun mahasiswa. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved