Berita Semarang

Serahkan Hadiah Lomba Swafoto Hari Bebas Kendaraan, Hendi Belum Putuskan Kebijakan Selanjutnya

WaliKota Semarang serahkan hadiah bagi pemenang lomba swafoto naik transportasi umum.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba swafoto naik transportasi umum, usai upacara HUT ke-77 RI di Halaman Balai Kota Semarang, Rabu (17/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba swafoto naik transportasi umum, usai upacara HUT ke-77 RI di Halaman Balai Kota Semarang, Rabu (17/8/2022).

Lomba tersebut dilaksanakan selama Penerapan Hari Bebas Kendaraan yang diberlakukan setiap Rabu mulai 6 Juli - 10 Agustus 2022. 

Hendi, sapaannya, mengatakan, Pemerintah Kota Semarang saat ini belum memutuskan keberlanjutan kebijakan Hari Bebas Kendaraan.

Pihaknya masih akan mempertimbangkan terlebihdahulu dampak kebijakan tersebut, misalnya pengaruh pengurangan polusi udara hingga tingkat kepadatan kendaraan di Kota Semarang. 

"Belum, kami belum putuskan (kelanjutannya)," ucap Hendi. 

Meski demikian, antusiasme masyarakat mengikuti kebijakan tersebut cukup baik. Hal itu dilihat dari jumlah peserta lomba swafoto mencapai sekitar 800 peserta yang memenuhi persyaratan.

Menurut Hendi, masih banyak lagi masyarakat yang mengikuti kebijakan Hari Bebas Kendaraan namun tidak mengikuti lomba. 

Tak hanya naik transportasi umum, ada pula yang mengikuti kebijakan ini dengan naik sepeda dan jalan kaki. 

"Kami berterima kasih karena ternyata banyak masyarakat menunjukkan antusiasnya dalam mengikuti program ini,'' ucapnya. 

Adapun total hadiah lomba swafoto sebesar Rp50 juta. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang senilai Rp 2,5 juta. 

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyampaikan, data penghitungan terkait dampak polusi dan tingkat kepadatan arus lalu lintas memang belum ada. Namun, dia menilai secara kasatmata jumlah kepadatan berkurang saat diberlakukan Hari Bebas Kendaraan. Hal itu tentu berdamlak pada polusi emisi gas buang. 

''Arus lalu lintas yang biasanya padat pada pukul 07.00 hingga 08.00, tentu beda saat hari bebas kendaraan dilaksanakan," katanya. 

Pihaknya akan melibatkan para pakar untuk mengetahui pengurangan emisi gas buang pada saat pelaksanaan program tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved