Berita Sragen

Hendak Menyapu, Wuri Kaget Lihat Ayah Mertua Gantung Diri di Pohon Mangga, Semalam Masih Bahas Ini

Betapa kagetnya Wuri Herosanti (21) mendapati ayah mertua tergantung di pohon mangga rumahnya, Kamis (18/8/2022) diketahui sekira pukul 05.30 WIB

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
humas Polres Sragen
Tim Inafis dan Polsek Mondokan ketika melakukan olah TKP di Dukuh Kalidoro, RT 27, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Betapa kagetnya Wuri Herosanti (21) mendapati ayah mertua tergantung di pohon mangga rumahnya, Kamis (18/8/2022) diketahui sekira pukul 05.30 WIB.

Kejadian itu terjadi di halaman rumah keduanya di Dukuh Kalidoro, RT 27, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen.

Saat itu, itu Wuri hendak menyapu halaman rumah korban, namun ayah mertuanya Yatmorejo (76) sudah tergantung di pohon mangga.

Baca juga: Aksi Joget Juru Bahasa Isyarat TV saat Interpretasikan Lagu Ojo Dibandingke Viral, Bisa Plong

Baca juga: Viral Jalan Desa di Bogor Diportal dan Bertarif, Penjaga Portal Kenakan Seragam Ormas

Baca juga: Kisah 2 Putri Presiden Soekarno dan Cucu Presiden Soeharto Saat Jadi Paskibraka dan Pembawa Baki

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mengatakan hasil keterangan keluarga, pada subuh Wuri masih mendengar ayah mertuanya.

"Rabu sore, korban menemui Wuri untuk menawarkan singkong. Keduanya masih tinggal di satu rumah.

Pada Rabu malam Wuri mendengar korban berbicara sendiri yang intinya korban ingin mengadakan acara kenduri namun tidak bisa," terang Iptu Ari.

Menurut pengakuan Wuri, dirinya masih mendengar korban ketika dirinya bangun tidur sekira pukul 04. 30 WIB.

Korban terdengar masih membersihkan tempat tidurnya.

Selang satu jam, Wuri keluar rumah hendak menyapu halaman dan melihat korban sudah tergantung dipohon mangga di depan rumah sebelah kanan.

Tim Inafis dan Polsek Mondokan ketika melakukan olah TKP di Dukuh Kalidoro, RT 27, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen
Tim Inafis dan Polsek Mondokan ketika melakukan olah TKP di Dukuh Kalidoro, RT 27, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen (humas Polres Sragen)

Lantas Wuri memanggil ibu mertua dan memberitahu kejadian tersebut.

Mereka langsung memberitahu warga lainya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mondokan.

"Selanjutnya pihak Polsek Mondokan, tim Inafis Polres Sragen bersama dengan tim Pusekesmas Mondokan serta Koramil Mondokan melakukan evakuasi terhadap korban dan dilakukan olah TKP," lanjut dia.

Hasil pemeriksaan, ada bekas jeratan dileher korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan pada tubuh korban.

Kejadian tersebut murni gantung diri.

"Kami mengamankan barang bukti tali senar warna orange dengan panjang dua meter yang digunakan korban untuk bunuh diri.

Keluarga korban membuat surat pernyataan telah menerima atas kejadian tersebut serta menolak untuk dilakukan otopsi," kata Iptu Ari.

Penyerahan jenazah oleh Kapolsek AKP Sigit Sudarsono, kepada keluarga diterima oleh anak korban, Wiji Lestari dan agar korban untuk dimakamkan sebagaimana mestinya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved