Ada Pertemuan Ukraina-Turkiye-PBB, Rusia Lanjutkan Serangan di Kharkiv
Sedikitnya 17 orang tewas dan 42 terluka dalam dua serangan terpisah Rusia di Kharkiv
TRIBUNJATENG.COM, LVIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan di Lviv, Ukraina, pada Kamis (18/8).
Sekjen PBB Antonio Gutteres hadir juga dalam pertemuan untuk membahas upaya meredakan perang Rusia-Ukraina yang telah berkecamuk selama hampir 6 bulan tersebut.
Di tengah perundingan trilateral tiga pihak tersebut, pasukan Rusia justru terus meningkatkan serangan di sejumlah titik Ukraina, bahkan menyebabkan jatuhnya korban jiwa warga sipil.
Sedikitnya 17 orang tewas dan 42 terluka dalam dua serangan terpisah Rusia di Kharkiv, menurut gubernur regionalnya, Oleh Synehubov.
Tiga warga sipil tewas dan 17 terluka dalam serangan roket sebelum fajar pada hari Kamis (18/8), setelah serangan dari Rusia sehari sebelumnya.
"Sampai sekarang, 17 orang tewas di Kharkiv, dan 42 orang terluka," jelas Synehubov. Ia menggambarkan serangan itu sebagai tindakan terorisme.
Menurut laporan The Kyiv Post, Wali Kota Kharkiv, Ihor Terekhov mengatakan, pasukan Rusia menembaki tiga distrik kota itu sekitar pukul 05.44.
Terekhov menyebut, sebuah bangunan tempat tinggal rusak dan bangunan lain terbakar. Serangan itu adalah yang ketiga menghantam kota dalam tiga hari.
Menurut intelijen Inggris, Kharkiv menjadi satu kota yang paling konsisten diserang Rusia sejak awak invasi. Hanya berjarak 15 km dari garis depan Rusia, Kharkiv menderita karena berada dalam jangkauan artileri Rusia.
Sementara, sumber-sumber lokal melaporkan sebanyak empat ledakan menghantam daerah dekat bandara militer utama Rusia di Krimea pada hari Kamis. Tetapi seorang pejabat pro-Moskow mengatakan tidak ada kerusakan yang terjadi.
Gubernur Sevastopol, Mikhail Razvozhayev menyatakan, pasukan anti-pesawat Rusia telah menjatuhkan drone Ukraina.
Selain itu, militer Rusia mengumumkan bahwa mereka telah mengerahkan pesawat tempur yang dipersenjatai dengan rudal hipersonik canggih ke wilayah Kaliningrad negara itu.
Hal itu menjadi sebuah langkah yang secara luas ditafsirkan sebagai tanggapan terhadap barat yang terus mempersenjatai Ukraina.
Adapun, sebanyak dua desa di Rusia dievakuasi setelah kebakaran terjadi di gudang amunisi dekat perbatasan dengan Ukraina pada Kamis, kata pihak berwenang setempat.
Sebuah gudang amunisi terbakar di dekat desa Timonovo, kurang dari 50 km (30 mil) dari perbatasan Ukraina di provinsi Belgorod, kata gubernur regional Vyacheslav Gladkov dalam sebuah pernyataan. (Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rusia-serang-kharkiv-ukraina.jpg)