PKS bakal Gabung KIB: Jangan Kelamaan Wait and See

penentuan capres-cawapres di KIB sifatnya masih wait and see, seperti halnya rencana PKS bergabung di KIB

Editor: Vito
Istimewa
Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay bicara soal kemungkinan adanya partai baru yang akan bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Ia mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara di rilis survei Algoritma Research and Consulting. Hadir dalam rilis survei tersebut yakni politisi PDI Perjuangan Arif Wibowo, dan politisi PKS Jazuli Juwaini.

Awalnya, Saleh mengatakan bahwa capres-cawapres di KIB sifatnya masih wait and see. "KIB itu wait and see. Kan sebentar lagi PKS mau gabung juga," katanya, di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Minggu (21/8).

Jazuli Juwaini yang hadir dalam acara tersebut merespons dengan kelakar. "Jangan salah minum obat," ujarnya, yang kemudian diikuti tawa para peserta diskusi.

Saleh kemudian menyatakan bahwa PKS juga masih wait and see seperti halnya KIB. "Jangan kelamaan wait and see, nanti malah enggak masuk dalam gerbong itu, enggak bisa," ucapnya.

Legislator Komisi IX DPR itupun menuturkan bahwa di PAN, proses penjaringan nama-nama capres akan dilakukan di tingkat rapat kerja, baik di daerah hingga wilayah.

"Kami ini tentu telah membaca semua peluang. Kami belum menentukan siapa-siapa. Contoh PAN, kami sedang melakukan rakerda dan rakerwil, tanggal 26-27 Rakernas, dari yang kami himpun di raker, dengan partai-partai lain yang bisa menjadi pemimpin nasional," paparnya. (Tribunnews/Reza Deni)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved