Berita Regional

45 Remaja Kena Razia Balap Liar Dihukum Tuntun Motor Sambil Nyanyi Lagu Kemerdekaan

Puluhan pemuda dihukum menuntun sepeda motor setelah tertangkap melakukan balap liar di Kota Malang, Jawa Timur.

GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Puluhan pemuda dihukum menuntun sepeda motor setelah tertangkap melakukan balap liar di Kota Malang, Jawa Timur.

Video kejadian tersebut viral di media sosial.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi membenarkan peristiwa tersebut.

Baca juga: Wanita Kendarai City Car Ngebut Tabrak Hydrant dan Orang-Orang Duduk di Pinggir Jalan, 1 Tewas

Kejadian itu merupakan penindakan para pelaku balap liar pada Minggu (21/8/2022) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Mereka yang rata-rata masih berusia di bawah umur diminta menuntun sepeda motor dari lokasi kejadian di Jalan Ahmad Yani menuju Mapolresta Malang Kota sambil menyanyikan lagu kemerdekaan 17 Agustus.

menuntun sepeda motor setelah tertangkap melakukan balap liar di Kota Malang
Puluhan pemuda menuntun sepeda motor setelah tertangkap melakukan balap liar di Kota Malang, Jawa Timur sekitar pukul 02.00 WIB.(Dok. Satlantas Polresta Malang Kota)

"Supaya mereka ada efek jera.

Rata-rata mereka masih remaja, usia masih anak-anak sekolah SMA.

Kendaraan dibawa ke Polresta Malang Kota untuk diamankan, langsung kita lakukan penilangan," kata Saiful saat dihubungi via telepon pada Minggu (21/8/2022).

Total ada 40 kendaraan beserta 45 orang pelaku balap liar yang diamankan kepolisian.

Mereka ditilang karena telah melanggar UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 297 terkait balap liar dan Pasal 285 ayat 1 yang juga pengguna knalpot brong.

"Mereka ada yang pulang sendiri dan dijemput oleh orangtuanya, kita langsung tilang juga," katanya.

Sesampainya di Polresta Malang Kota, puluhan motor balap liar itu ditahan sementara waktu selama satu bulan.

Saiful menambahkan, kendaraan baru dapat diambil setelah mereka melaksanakan sidang dan membayar denda tilang.

"Tetapi setelah membayar denda tilang, bukan berarti bisa langsung mengambil kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved