Perjudian

Ini Lokasi Judi Dadu dan Cap Jiki di Kota Solo, Dua Bandar Telah Ditangkap Polisi

Polresta Solo ungkap kasus perjudian dalam 4 laporan polisi dengan total 11 tersangka.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan
Wakapolresta Solo, AKBP Gatot Yulianto 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo ungkap kasus perjudian dalam 4 laporan polisi dengan total 11 tersangka.

Dari 9 tersangka itu, dua di antaranya berperan menjadi bandar.

Jenis judi yang dilakukan yakni dadu dan cap jikia.

Wakapolresta Solo, AKBP Gatot Yulianto menyampaikan lokasi yang dijadikan judi oleh para tersangka yakni di Monumen 45 Banjarsari, Kestalan Banjarsari, Baluwarti Pasar Kliwon, dan Jagalan Jebres.

Baca juga: Launching Panggung Apresiasi Seni Rakyat, Sekda Kabupaten Pekalongan : Wadah untuk Pelaku Seni

Baca juga: Ada Broadcast Agen 33 Agar Berhenti Jualan, Jika Tertangkap Kantor Tidak Tanggungjawab

Baca juga: Pengakuan Selebgram RM Promosikan Judi Jaringan Pemalang, Dapat Uang Muka Rp 7 Juta Hanya Share Link

"Jadi, kita menerima laporan ada kegiatan judi di Monumen 45 Banjarsari."

"Setelah itu Tim Sparta mendatangi lokasi dan mengamankan para tersangka beserta barang bukti," ungkap Gatot dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Senin (22/8/2022).

Gatot menjelaskan, di lokasi tersebut pihaknya menangkap 6 tersangka yakni RO (bandar), BA, HS, S, N, dan SU.

Selain itu, pihaknya juga menyita barang bukti berupa uang tunai dengan jumlah total Rp 800 ribu dan satu handphone merek Vivo.

"Mereka ditangkap pada Sabtu (20/8/2022) pada pukul 16.30 WIB," ungkapnya.

Sementara, lanjut Gatot, di lokasi yang lain yakni di Kestalan Banjarsari, pihaknya mengamankan 2 tersangka berinisial FN dan S juga beserta barang bukti.

Baca juga: Ditjenpas Temukan Sabu dan Ganja saat Sidak Lapas Subang, 23 dari 33 Napi Positif Narkoba

Baca juga: Animo Tinggi, Trans Jateng Tambah Rute Kendal - Weleri

Baca juga: Pesan Marselino Ferdinan Kepada Kakaknya Jelang Laga Persebaya vs PSIS Semarang

"Tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun," tuturnya.

Gatot menegaskan, sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait perjudian, Polresta Solo akan menindak segala tindak pidana perjudian.

"Baik itu di darat atau udara (online), Polresta Solo akan menindak perjudian setegas-tegasnya," tegasnya.

Penindakkan terhadap tindak pidana perjudian tersebut, menjadi komitmen Polresta Solo dan juga dalam rangka mewujudkan Kota Solo yang bersih dari penyakit masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved