Puisi

Puisi Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi - Aslan Abidin

Puisi Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi Aslan Abidin: Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi pada suatu tengah malam, seusai menikmati

Penulis: iam | Editor: galih permadi
PENERBIT KPG
Aslan Abidin 

Puisi Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi Aslan Abidin

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi Aslan Abidin:

Lirisme Buah Apel yang Jatuh ke Bumi

pada suatu tengah malam, seusai menikmati
gravitasi di atas tubuhmu, kita bercerita tentang
newton dan buah apel yang jatuh ke bumi.

"jangan tinggalkan aku, apalagi di bumi ini,"
katamu dengan kerongkongan kering.

tapi tuhan adalah penguasa
atas kemurungan dan keriangan. dan dengan selera
humornya yang aneh, melerai cinta kita.

dan inilah kemurungan itu kekasih. kau
pergi bermil-mil dari lukaku. sementara aku
harus beranjak dari seluruh kenanganku tentangmu.

"jangan tinggalkan aku, apalagi di bumi ini."

masih aku kenang itu sebagai
lirisme yang jauh. juga tuhan, pencipta tragedi
dan komedi. dan sang waktu kekasih, kini tengah
mengincar jasadku untuk dia urai jadi tanah.

"suatu saat kelak, seusai lelaki
lain menikmati gravitasi di atas tubuhmu, maukah
kau mengenang buah apel yang jatuh ke bumi?"

makassar 1999

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved