Berita Kudus

Serahkan Bantuan untuk Pelaku UMKM, Hartopo: Wujud Kepedulian Terhadap Pembangunan Ekonomi Rakyat

Bupati Kudus HM Hartopo menyerahkan bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
(Foto: Diskominfo Kudus).
Bupati Kudus HM Hartopo (tengah) menyerahkan bantuan berupa kompor dan dandang kukus kepada pelaku udaha ecoprint di gedung serbaguna Desa Kandangmas, Dawe, Kudus, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo menyerahkan bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) di gedung serbaguna Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus, Senin 22 Agustus 2022.

Bantuan yang diserahkan dari tanggung jawab sosial perusahaan yang ada di Kudus itu bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk bantuan kepada pelaku UMKM menyasar pelaku usaha ecoprint atau teknik pewarnaan kain dengan bahan alami. Bantuan tersebut ada sebanyak 30 paket masing-masing berupa kompor dua tungku dan dandang kukus berukuran besar. Alat tersebut memang sangat diperlukan dalam produksi ecoprint.

Baca juga: Ramai Nomor Togel di Balik Toko Kelontong, Grup Facebook Masih Banyak yang Aktif

Baca juga: Anaknya Pernah Hampir Akhiri Hidup, Mona Ratuliu: Bye Bye deh Galau, yang Penting Mima Ditolong Dulu

Baca juga: Ini Lokasi Judi Dadu dan Cap Jiki di Kota Solo, Dua Bandar Telah Ditangkap Polisi

"Saya apresiasi atas bantuan ini dari CSR terkait, dalam hal ini Bank Jateng. Terima kasih atas dukungan dan support-nya pada pengembangan UMKM di Kabupaten Kudus," kata Hartopo.

Hartopo berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi bangkitnya perekonomian masyarakat Kudus, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Kudus setelah selama dua tahun terdampak pandemi Covid-19.

"Salah satunya adalah potensi UMKM yang ada di Kabupaten Kudus, yaitu bidang pengembangan usaha pelaku UMKM ecoprint. semoga bermanfaat," harapnya.

Upaya tersebut menurut Hartopo sebagai wujud sinergi dan wujud kepedulian terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan yang harus dilakukan bersama-sama. 

"Jika UMKM maju, maka perekonomian daerah pun akan ikut maju, akibatnya akan menumbuhkan masyarakat baik dari ekonomi, kesehatan, maupun sektor lainnya," katanya.

Selain itu, lanjut dia, apresiasi dari Hartopo juga dialamatkan kepada kedua perusahaan lainnya yakni Bank Mandiri dan PT. Sariwarna yang telah berkontribusi dalam upaya membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Kudus berupa PMT.

"Tentunya hal ini selaras dengan upaya Pemkab Kudus dengan menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai salah satu program prioritas Kabupaten Kudus di bidang Kesehatan," kata dia.

Support dari PT. Sariwarna dan Bank Mandiri ini merupakan bentuk sinergi semua pemangku kepentingan yang memang sangat diperlukan untuk mengatasi stunting.

Baca juga: Pengakuan Selebgram RM Promosikan Judi Jaringan Pemalang, Dapat Uang Muka Rp 7 Juta Hanya Share Link

Baca juga: Ditjenpas Temukan Sabu dan Ganja saat Sidak Lapas Subang, 23 dari 33 Napi Positif Narkoba

"Semoga Kudus segera terbebas dari stunting sehingga dapat terwujud masyarakat yang semakin sehat dan berkualitas," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM, Rini Kartika Hadi Ahmawati menyebutkan bahwa penerima bantuan UMKM adalah kluster khusus bidang Ecoprint.

"Penerima 30 orang, bantuan ini khusus kluster ecoprint, ini merupakan lanjutan bantuan dari CSR sebelumnya yang diberikan untuk pande besi di Tenggeles," kata Rini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved