Berita Salatiga

Diduga Cemburu, Warga Salatiga Dianiaya Oknum Pengacara

Salah satu warga Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga menjadi korban penganiayaan oleh HR.

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Salah satu warga Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga menjadi korban penganiayaan oleh HR.

Korban bernama Yohanes Jumadi (47), dirinya mengalami memar pada bibir dan bagian mata.

Jumadi mengatakan bahwa bermula saat dirinya berada di salah satu rumah warga Perum Argotunggal Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo yang bernama Guntur Sri Hartono pada Senin (22/8/2022).

“Pada pukul 21.30 WIB, saat itu saya sedang ngobrol dengan Guntur, HR dalam kondisi marah tiba-tiba menghampiri dan memanggil saya,” kata Jumadi kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/8/2022).

Jumadi karena saling kenal langsung mendekat ke HR, namun tanpa sebab tiba-tiba HR langsung memukul bibir dan mata sebelah kiri Jumadi.

“Setelah dipukul saya juga di dorong, namun saya diam dan tidak melawan HR,” jelasnya.

Kejadian tersebut membuat Jumadi mengadu ke Polres Salatiga pada Selasa (23/8/2022).

“Saya mengadu ke polisi dan diberi surat tanda terima pengaduan nomor STTP/239/VII/2022/Reskrim,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Jumadi mengaku saat ini merasa pusing dan nyeri.

Menurutnya dirinya dengan HR tidak ada perselisihan, jumadi menduga HR tega menganiaya lantaran faktor cemburu.

“Mungkin karena cemburu, karena saya sering komunikasi dengan ML dalam rangka pekerjaan,” ungkapnya.

“HR sempat bilang ke saya untuk tidak berkomunikasi dengan ML,” imbuhnya.

Sementara itu, Saksi yang juga pemilik rumah, Guntur Sri Hartono mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi, apalagi main tangan, HR juga orang berpendidikan dan tahu hukum karena HR seorang advokat atau pengacara,” kata Guntur.

Guntur menambahkan bahwa dirinya merasa geram karena HR melontarkan kata-kata tidak pantas.

“Saat HR berkata kasar anak-anak saya yang masih kecil mendengarnya, itu yang membuat jengkel,” imbuhnya.

“Usai memukul, HR juga sempat menghadang dan mengancam Jumadi,” paparnya. (han)

Baca juga: INNALILLAHI! Kecelakaan Mobil Tabrak Pohon di Ring Road Utara Sragen, Satu Meninggal Dunia

Baca juga: Pandangan Eks Napiter Abu Tholut: Paham Radikal Sudah Menurun

Baca juga: Prodi Pariwisata USM Gelar Seminar Desa Wisata Berbasis Budaya

Baca juga: FPRB Karanganyar Mendorong Supaya Para Relawan Mendapatkan Dilkat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved