Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Info Gempa Hari Ini: Gempa M 6,5 Guncang Bengkulu, Terasa hingga Sumatera Selatan dan Lampung

Selasa (23/8/2022) malam, gempa mengguncang Samudra Hindia, Barat Bengkulu. Gempa dirasakan hingga wilayah Sumatera Selatan dan Lampung.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNJATENG.COM - Selasa (23/8/2022) malam, gempa mengguncang Samudra Hindia, Barat Bengkulu.

Gempa dirasakan hingga wilayah Sumatera Selatan dan Lampung.

Data awal Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan 6,5 SR.

Baca juga: Mitos Kemunculan Ikan Oarfish Pertanda Akan Datang Gempa Bumi, Ini Faktanya

Namun hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,3.


Gempa tersebut dicatatkan terjadi pukul 21.31 WIB, terjadi di wilayah Samudera Hindia, Barat Bengkulu.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,22° LS ; 102,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 km arah Selatan Kota Manna, Bengkulu pada kedalaman 52 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," terang Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan persnya.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Disekitar pusat gempa, seperti di wilayah Kaur Bengkulu, gempa dirasakan dengan skala intensitas V MMI, hampir semua penduduk merakasan gempa.

 
Di daerah Liwa Lampung, dirasakan dengan intensitas IV-V MMI, banyak orang terbangun karena gempa.

"Daerah Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, Enggano dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)," terang BMKG.

Gempa juga turut dirasakan hingga Kota Bengkulu, Muko-muko, Argamakmur, Manna, Putri Hijau, Musi Rawas, Oku Selatan, Lubuk Linggau, Lahat, Pagar Alam dengan skala intensitas III-IV MMI.

Sementara di Bandar Lampung, Muara Dua, Semaka, Pematang Sawah, Palembang dengan skala intensitas III MMI, getaran dirasakan seperti layaknya truk berlalu.

Daerah Bayah, Malingping, Ujung Kulon, Kec. Pesisir Tengah, Labuan dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah).

Hingga pukul 22.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Meski begitu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan hati-hati serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," jelasnya.


Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa, dihimpun dari laman BMKG:

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gempa Terkini M 6,5 Guncang Bengkulu, Ini Analisis BMKG

Baca juga: Mengenang 16 Tahun Gempa dan Tsunami Pangandaran 17 Juli 2006, Renggut 668 Korban Jiwa

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved