Berita Salatiga

Kasihan Para Pekerja, Alasan Sinoeng Berharap Cukai Rokok Kretek Tangan Jangan Naik

Sinoeng N Rachmadi siap memohon melalui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo agar cukai rokok kretek linting tangan tidak naik.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/HANES WALDA MUFTI
Audiensi Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama perwakilan FD FSP RTMM-SPSI Jawa Tengah di Ruang Wali Kota Salatiga, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi siap memohon kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo agar cukai rokok kretek linting tangan tidak naik.

Komitmen tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (FD FSP RTMM-SPSI) Provinsi Jawa Tengah didampingi SPSI Pegawai Rokok Agric Amarga Jaya di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga, Kamis (25/8/2022).

Ketua FD FSP RTMM Jateng, Edy Riyanto menyampaikan telah beraudiensi dengan pihak perindustrian dan tenaga kerja.

Baca juga: Kontes Bonsai di Salatiga, Ada 357 Pohon Ditampilkan di Kantor Kecamatan Sidomukti

Baca juga: Diduga Cemburu, Warga Salatiga Dianiaya Oknum Pengacara

“Ada masalah yang dihadapi pekerja rokok atau sigaret kretek tangan."

"Kami ke sini juga ingin memohon bantuan pak Sinoeng N Rachmadi,” kata Edy kepada Tribunjateng.com, Kamis (25/8/2022).

Ada aspirasi agar cukai sigaret kretek tangan cukainya tidak naik.

“Biasanya pasti naik ketika berganti tahun, kalau Sigaret Kretek Mesin (SKM) cukai naik akan terkejar karena produksi menggunakan mesin."

"Berapapun target produksi dapat disesuaikan kenaikan cukai,” jelasnya.

Berbeda untuk sigaret kretek tangan yang mengandalkan tenaga manusia, sudah bisa dipastikan jika cukai SKT naik produksi pasti kalah.

“Jika cukai tetap naik, dampaknya pasti terjadi penurunan produksi dan jumlah pegawai."

"Setiap akhir tahun biasanya kenaikan terjadi dan diumumkan."

"Di dua tahun terakhir ini, SKM naik 12 persen dan SKT tidak naik,” paparnya.

Baca juga: Salatiga Hadirkan Posyandu Remaja, Tersebar di 12 Kelurahan, Ini Kata Sinoeng N Rachmadi

Baca juga: UKSW Bersama Djarum Foundation Menanam 1250 Pohon di Kota Salatiga

SKT di 2019 tidak naik, 2020 hingga 2022 mengalami kenaikan.

Pada 2023 kalaupun naik maksimal menyesuaikan inflasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved