Berita Tegal

Mal Pelayanan Publik Kab.Tegal Beroperasi 2023, Berikut Fasilitas dan 22 Gerai Layanan yang Mengisi

Sentra pelayanan publik prima berkonsep MPP di Tegal kini tahap pembangunan gedung.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Sekdin Dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal, Tien Mei Antyas, sedang memaparkan materi terkait instansi yang tergabung dalam mal pelayanan publik (MPP) Kabupaten Tegal. Berlokasi di Gardu Pandang Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Setelah tertunda sejak tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, pembangunan sentra pelayanan publik prima berkonsep Mal pelayanan publik (MPP) di Kabupaten Tegal kini sudah memasuki tahap pembangunan gedung.

Dijelaskan Sekdin Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwi Raharjo, dalam pengerjaan proyek MPP ini dianggarkan dana mencapai Rp 17,2 miliar.

Sementara untuk waktu penyelesaiannya sendiri, sesuai kontrak yang ditentukan maka pembangunan MPP akan selesai pada 6 Desember 2022. 

Jika dirinci, maka penyelesaian dalam kurun waktu enam bulan, 180 hari kerja. 

"Ya insyaallah kami optimis bisa selesai sesuai target, hal ini karena dilihat dari rencana progres di minggu kesebelas sebanyak 14,31 persen, kami ada kenaikan positif meskipun tidak banyak yaitu 14,50 persen. Semoga bisa terus mengalami progres positif sehingga bisa selesai tepat waktu sesuai target," ujar Teguh, pada Tribunjateng.com, Rabu (24/8/2022).

Teguh memaparkan, gedung MPP ini dibangun sebanyak dua lantai. Sedangkan saat ini masih dalam tahap pembangunan struktur gedung dan menyelesaikan di lantai dua.

Sementara untuk luas area yang dibangun di lantai satu kurang lebih 1.220 meter persegi.

Adapun nantinya lantai satu ini digunakan untuk lokasi mal pelayanan publik, sedangkan lantai dua digunakan sebagai kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal.

Di lantai satu lokasi mal pelayanan publik ini, nantinya ada 12 pembagian ruang.

Jumlah ruangan ini yaitu ada ruang tunggu, unit pelayanan sebanyak 22 gerai, fasilitas self servis, balai nikah dan ruang serba guna, ruang konsultasi, ruang rapat kapasitas 10 orang, ruang pengelola, perpustakaan mini, ruang laktasi, ruang bermain anak, mini bar, dan toilet (pria, wanita, difabel).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved