Berita Kudus

‎Bea Cukai Kudus Temukan 252 Ribu Batang Rokok Ilegal Dikamuflase Pupuk

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kabupaten Kudus ‎menindak peredaran rokok yang dicampur pupuk

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
dok Bea Cukai Kudus
Truk yang mengangkut rokok ilegal di Pasar Rejomulyo, Desa Raguklampitan Batealit, Kabupaten Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kasus peredaran rokok ilegal yang dikamuflase menggunakan pupuk terulang kembali.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kabupaten Kudus ‎menindak peredaran rokok yang dicampur pupuk pada Selasa (23/8/2022).

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Tipe Madya Kabupaten Kudus, Dwi Prasetyo‎ Rini menjelaskan, pihaknya berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal.

Sebanyak 252.000 batang rokok berjenis sigaret kretek mesin (SKM) berhasil diamankan petugas di Pasar Rejomulyo, Desa Raguklampitan Batealit, Kabupaten Jepara.

Baca juga: Masril Ditangkap Setelah Unggah Konten Terkait Ferdy Sambo, Ini Isi Kontennya

Baca juga: Penakluk Minions Tak Berkutik di Depan Fajar/Rian, 1 Tiket Semifinal kejuaraan Dunia Diraih Fajri

"Berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya, Petugas melakukan pencarian di Jalan Mayong-Batealit," ujar dia, Jumat (26/8/2022).

Kemudian menemukan truk tersebut sekitar pukul 06.00, sedang terpakir di depan Pasar Kawasan Perdesaan Rejomulyo.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 82 bale (karung) rokok dengan merek Flash Bold, New Boshe Bold, Lois L Bold dan Daill Bold tanpa dilekati pita cukai.

"Rokok tersebut ditutup muatan lain berupa pupuk," kata dia.

Perkiraan nilai barang rokok ilegal sebesar Rp287.280.000,00 dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp194.760.720,00.

Seluruh rokok ilegal, truk dan satu orang sopir berinisial AA dibawa ke Kantor Bea dan Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami terus menggempur peredaran rokok ilegal yang kini modusnya semakin beragam," jelas dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved