Mantabkan Niat Maju Capres, Puan: InsyaAllah Presiden Perempuan di 2024

dalam acara temu kader srikandi PDI Perjuangan di GOR Way Handak, Lampung Selatan, Puan berharap ada presiden perempuan yang terpilih di pilpres 2024

Editor: Vito
DOK. Humas DPR RI
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani tampak makin agresif. Ia terus memantabkan niatnya maju sebagai calon presiden (capres) dalam kontestasi pemilu 2024.

Hal itu seperti terlihat dalam acara temu kader srikandi PDI Perjuangan di GOR Way Handak, Lampung Selatan, Kamis (25/8). Di momen itu, anak Megawati Soekarnoputri itu berharap ada presiden perempuan yang terpilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"InsyaAllah tahun 2024 akan ada lagi kepala daerah perempuan, menteri perempuan, presiden perempuan juga akan ada lagi, insyaAllah," katanya, dalam keterangan video, Jumat (26/8).

Niat Puan untuk maju sebagai capres juga terungkap saat safari politiknya menemui Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh, pada Senin (23/8) lalu.

Hal itu terungkap dari pernyataan Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, saat menjawab materi pertemuan kedua tokoh. "Kami lihat, toh Mbak Puan juga pengen maju (capres-Red). Kami saling hormat menghormati," ucapnya.

Adapun, di Lampung Selatan, awalnya Puan memberikan semangat kepada kader-kader perempuan PDI Perjuangan tentang sudah mulai bermunculannya tokoh-tokoh publik perempuan di masa sekarang.

"Kemarin sudah ada bupati perempuan, banyak bupati perempuan, sudah ada menteri perempuan, sudah ada ketua DPR perempuan, sudah ada wakil presiden perempuan, sudah ada presiden perempuan," ungkapnya.

Kemudian, Ketua DPR itu menjelaskan, hal-hal tersebut bisa diwujudkan dengan perjuangan dan ikhtiar-ikhtiar oleh para perempuan.

Puan pun bertanya kepada kader perempuan PDI Perjuangnan Lampung untuk meminta persetujuan atas ucapannya itu. Para kader perempuan itupun menyetujui ucapan eks Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tersebut.

Mendengar ucapannya disetujui, Puan meminta kader perempuan PDI Perjuangan turun ke masyarakat agar hal tersebut bisa terwujud.

"Saya yakin kok kalau perempuan itu sudah turun, pasti semuanya turun. Paling tidak suami kita nurut. Ya atau enggak? Anak kita nurut," ucapnya.

Puan menegaskan bahwa perempuan tidak perlu takut terjun berpolitik. Asalkan, tujuannya bukan untuk bermain-main, melainkan membantu menyejahterakan masyarakat.

"Kita mengerjakan hal yang bermanfaat buat diri kita dan buat masyarakat. Kita bukannya kemudian jalan-jalan, bukannya liburan, tapi kita bertemu dengan rakyat, menyapa mereka," tuturnya.

"Rakyat itu senang sekali kalau kita bisa sapa. Rakyat itu senang sekali kalau bisa bertemu dengan orang yang dianggap memerhatikan mereka," sambung Puan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved