Berita Nasional

Daftar Investasi Ilegal yang Ditutup OJK Agustus 2022, Waspadalah!

Berikut ini daftar investasi ilegal dan jenis kegiatannya yang ditutup OJK pada Agustus 2022.

Editor: m nur huda
(KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO)
Ilustrasi OJK -  Berikut ini daftar investasi ilegal dan jenis kegiatannya yang ditutup OJK pada Agustus 2022. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Berikut ini daftar investasi ilegal dan jenis kegiatannya yang ditutup OJK pada Agustus 2022.

Adapun, investasi ilegal masih marak pada tahun 2022 ini.

Padahal Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rutin menertibkan beragam perusahaan investasi ilegal.

Terbaru, Satgas Waspada Investasi (SWI) pada Agustus 2022 kembali menemukan 13 entitas yang melakukan penawaran investasi ilegal atau tanpa izin yang berpotensi merugikan masyarakat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan pihaknya langsung melakukan pemblokiran terhadap situs/website/aplikasi investasi ilegal tersebut.

Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan laporan informasi ke Bareskrim Polri untuk ditindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

"SWI bertindak cepat mencari dan kemudian memblokir entitas investasi ilegal dan pinjol ilegal yang informasinya kami dapat dari data crawling melalui big data center aplikasi waspada investasi," kata Tongam dalam keterangan resmi.

Hal tersebut menunjukkan bahwa SWI senantiasa hadir melindungi masyarakat agar terhindar dari kegiatan keuangan yang tidak memiliki perizinan, terutama investasi ilegal. Penanganan terhadap investasi ilegal dan pinjol ilegal dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota SWI dari 12 Kementerian/Lembaga.

Tongam juga membantah informasi yang beredar di masyarakat bahwa SWI melarang korban investasi ilegal menarik dananya dari entitas tersebut.

"Setiap entitas yang dihentikan kegiatannya oleh SWI diperintahkan untuk mengembalikan kerugian masyarakat. Jangan mudah percaya dengan alasan yang dibuat oleh pelaku investasi ilegal. Apabila pelaku mempersulit penarikan dana, segera lapor ke polisi," tegas Tongam.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved