Puisi

Puisi Berilah Aku Kota Subagio Sastrowardoyo

Puisi Berilah Aku Kota Subagio Sastrowardoyo: Berilah Aku Kota        Pemandangan berulang selalu. Kabut

Penulis: iam | Editor: galih permadi
FIRDAUSWORDPRESS
Puisi Berilah Aku Kota Subagio Sastrowardoyo 

Puisi Berilah Aku Kota Subagio Sastrowardoyo

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Berilah Aku Kota Subagio Sastrowardoyo:

Berilah Aku Kota

       Pemandangan berulang selalu. Kabut
tipis mengambang di atas dusun. Air gemercik
terbentur di batu. Tanpa berubah.
       Lenguh lembu tak bergema dan wajah
kusut terbayang di kolam berkerut.
       Aku tak tahan menyaksikan gerak mati.
Aku ingin lari dan berteriak: “Berilah
aku kota dengan bising dan kotornya.
Kembalikan aku ke medan pergulatan mencari
nafkah dengan keringat bersimbah di tubuh.
Aku hanya bisa hidup di tengah masalah!”
       Tetapi suaraku seperti tersumbat
di kerongkongan dan kakiku tak bertenaga
seperti lumpuh.
       Aku bisa mati sebelum subuh.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved