Berita Salatiga

Buka Rakor PUG, Sinoeng Harapkan Kota Salatiga Jadi Rumah Nyaman untuk Perempuan dan Anak

Pemkot Salatiga bisa menjadi rumah yang nyaman bagi perempuan dan anak-anak.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: sujarwo
Tribunjateng.com/Humas Pemkot Salatiga.
Sinoeng saat membuka Rakor PUG di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -  Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bisa menjadi rumah yang nyaman bagi perempuan dan anak-anak.

Hal tersebut dikatakan Pj Wali Kota Salatiga dalam pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Kota Salatiga di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada Sekda Kota Salatiga untuk menyiapkan surat edaran dalam minggu ini, agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam setiap kegiatan kemasyarakatan harus berbasis gender.

Sinoeng saat membuka Rakor PUG di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa (30/8/2022).
Sinoeng saat membuka Rakor PUG di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa (30/8/2022). (Tribunjateng.com/Humas Pemkot Salatiga)

Hal itu, menurutnya sebagai komitmen bersama dan wujud nyata terhadap semua program kerja yang menunjukkan keberpihakan Pemkot Salatiga terhadap pengarusutamaan gender.

“Harus, jika ingin mengadakan kegiatan pembinaan, bimtek diutamakan pesertanya adalah perempuan tidak apa-apa jika yang hadir nantinya adalah pria namun secara tersurat, keberpihakan gender sudah terpenuhi,” kata Sinoeng kepada Tribunjateng.com, Selasa (30/8/2022).

Pada pembukaan Rakor yang dihadiri oleh Sekda, segenap perangkat daerah, camat, lurah dan fasilitator pendamping tersebut, Sinoeng juga berpesan, inisiasi Dinas P3APPKB terhadap PUG ini terus dilanjutkan.

Namun juga harus diingat bahwa, selain terhadap perempuan, keberpihakan juga harus mendayagunakan potensi anak dan remaja.

“Tugas ini tidak ringan, tetapi ayo kita coba bersama mulai dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu, dan yang lebih penting adalah Salatiga yang direpresentasikan lewat SKPD sesuai bidangnya, agar menjadi rumah yang nyaman bagi perempuan dan anak-anak,” jelasnya.

Sinoeng saat membuka Rakor PUG di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa (30/8/2022).
Sinoeng saat membuka Rakor PUG di Pakuwon Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa (30/8/2022). (Tribunjateng.com/Humas Pemkot Salatiga)

Sinoeng mengaku keramahtamahan akan dimulai dari sikap kita berinteraksi dengan sesama, yang kemudian dilanjutkan dalam tindakan.

DP3APPKB tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan lintas sektoral yang tidak hanya vertikal dan horizontal saja, tap juga diagonal.

“Jadi berpikirlah out of the box, berpikirlah untuk unusual. Agak aneh, tapi percayalah, hal yang sedikit keluar dari kebiasaan, asal tidak melanggar aturan, akan memiliki selling point yang tinggi. Jika keguyuban masing-masing SKPD bisa terus dipelihara, maka pengarusutamaan gender kita gaungkan dari Salatiga untuk Indonesia,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved