Berita Jepara

Obat-obatan Terlarang Marak di Jepara, Tiga Pengedar Berhasil Ditangkap

Satresnarkoba Polres Jepara telah membekuk tiga tersangka pengedar obat-obatan terlarang. Tiga tersangka itu berhasil diringkus pada Agustus 2022 ini.

Istimewa
Ilustrasi obat terlarang 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA—Satresnarkoba Polres Jepara telah membekuk tiga tersangka pengedar obat-obatan terlarang. Tiga tersangka itu berhasil diringkus pada Agustus 2022 ini. 


Kasatresnarkoba Polres Jepara AKP Noor Biyanto mengatakan, tersangka ketiga dibekuk pada akhir Agustus 2022 lalu. Tersangka itu dibekuk di rumahnya.

“(Tersangka) ADH kami tangkap 20 Agustus 2022 lalu,” kata AKP Noor Biyantio kepada tribunmuria.com, Rabu, 31 Agustus 2022.

ADH (28) merupakan warga Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Dari penangkapan itu, polisi mendapatkan barang bukti 785 butir pil Yarindo, uang tunai Rp 159 ribu, dan 1 pack plastik klip.

Kepada polisi, ADH mengaku menjalankan bisnis haram itu selama dua bulan. Dia tergiur dengan keuntungan yang banyak. Tersangka menjual 25 butir Yarindo dengan harga Rp 150 ribu. 

Sementara ia membeli obat terlarang itu setiap 2 ribu butir dengan harga Rp 400-500 ribu.

ADH mengaku membeli obat-obatan itu melalui online. Kemudian dijual kepada pembeli. 

Menurut AKP Noor Biyanto, pembeli obat-obatan jenis ini rata-rata anak muda. Dia mengakui obat-obatan terlarang ini marak beredar di Jepara. 

Hal ini karena barang haram ini harganya lebih murah dibanding barang haram lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved