Berita Blora

Antisipasi Karhutla, TNI Polri dan Perhutani Gelar Patroli Hutan Di Wilayah Kecamatan Kunduran Blora

Petugas gabungan terdiri dari TNI Polri bersama Perhutani menggelar patroli hutan. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: Catur waskito Edy
Humas Polres Blora
Petugas gabungan terdiri dari TNI Polri bersama Perhutani menggelar patroli hutan di Kecamatan Kunduran. Hal ini untuk mengantisipasi pembalakan liar di kawasan hutan negara serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Petugas gabungan terdiri dari TNI Polri bersama Perhutani menggelar patroli hutan. 

Hal ini untuk mengantisipasi pembalakan liar di kawasan hutan negara serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Adapun sebagian besar wilayah kabupaten Blora adalah wilayah hutan. Untuk menjaga keamanan di hutan tersebut aparat gabungan kompak melakukan tindakan pencegahan.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Kunduran Polres Blora, bersama dengan Koramil Kunduran Kodim 0721/Blora dan petugas Perhutani setempat.

Mereka patroli blusukan ke wilayah hutan di kecamatan Kunduran pada Kamis 1 September 2022.

Kapolsek Kunduran Iptu Kumaidi mengungkapkan ini merupakan instruksi dari Kapolres Blora AKBP Fahrurozi. 

Kepolisian selaku aparat keamanan harus selalu aktif bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah, dan salah satunya adalah di wilayah hutan.

“Patroli sinergitas kita gelar untuk menjaga kelestarian hutan agar tidak terjadi pembalakan liar serta antisipasi kebakaran hutan dan lahan,” ucap Iptu Kumaidi kepada tribunmuria.com.

Petugas mengimbau kepada warga, terutama masyarakat sekitar hutan untuk ikut menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat sekitar hutan untuk ikut peduli, bahwa hutan harus kita jaga," ujar Iptu Kumaidi. 

Karena jika terjadi pembalakan hutan dan hutan jadi gundul, tentunya rawan terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor. 

Ditegaskannya, jika ada masyarakat yang melakukan pembalakan liar ataupun melakukan pembakaran hutan, jika ketahuan akan ditindak sesuai dengan aturan yang ada. (kim)

Baca juga: PSIS Kenalkan Player Esports untuk Ajang IFeL 2022

Baca juga: Cerita Nita Gunawan Pindah Agama Sejak 13 Tahun, Pernah Diusir dari Rumah

Baca juga: Dokter Richard Tantang Rara Pawang Hujan, Turunkan Hujan Dibayar Rp 500 Juta, Ini Tanggapannya

Baca juga: UPDATE : Paska Kecelakaan Maut di Bekasi: Siswa SDN Kota Baru 2 dan 3 Libur Tiga Hari

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved