Berita Batang

Disparpora Kenalkan Produk Ekraf di Pekan Raya Batang 2022, Lani: Wah Enak, Seger, dan Anget

Disparpora juga miliki bidang Ekraf yang turut dorong ekonomi kreatif di Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. Disparpora Batang
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mencicipi produk minuman di stan Disparpora dalam pembukaan Pekan Raya Batang 2022, Rabu (31/1/2022) malam. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Selain melingkupi kegiatan pariwisata, pemuda dan olahraga, Disparpora juga memiliki bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang turut mendorong eksistensi ekonomi kreatif di Kabupaten Batang.

Dalam pembukaan Pekan Raya Batang Tahun 2022, Pj Bupati Batang, Lani Dewi Rejeki mengapresiasi produk ekonomi kreatif yang dihadirkan di stand Disparpora.

Lani menyeruput segelas bajigur produk pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dengan branding Ramu Jamu.

"Wah enak, seger, dan anget," ujar Lani.

Menanggapi hal ini, Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Yarsono mengatakan akan mendorong peningkatan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang.

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mencicipi produk minuman di stan Disparpora dalam pembukaan Pekan Raya Batang 2022, Rabu (31/1/2022) malam.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama Forkopimda saat mencicipi produk minuman di stan Disparpora dalam pembukaan Pekan Raya Batang 2022, Rabu (31/1/2022) malam. (Dok. Disparpora Batang)

"Hari ini dalam Pekan Raya Batang 2022, Disparpora tak hanya memamerkan seputar destinasi pariwisata, pemuda, dan olahraga tetapi menghadirkan produk dari para pelaku ekonomi kreatif salah satunya Gaharu, untuk subsektor kuliner salah satunya yakni Ramu Jamu dari Kecamatan Bandar milik Ginanjar,“ jelasnya dalam keterangan rilis kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/9/2022).

Yarsono menyebutkan, produk ekonomi kreatif lainnya yakni Nala Tea, teh yang dikemas dengan kemasan kekinian dan memiliki varian rasa.

Selain itu, ada pula Subsektor Kriya, The Rayap hadir dengan produknya dari kayu dibuat hiasan-hiasan.

Ada juga komunitas petani Gaharu yang sedang berkembang di Kabupaten Batang.

Komunitas itu turut serta meramaikan stan Disparpora Batang di Pekan Raya Batang dengan jumlah petani Gaharu di Batang sudah mencapai 100 lebih 

Potensi ekonomi pohon gaharu sangat tinggi, karena bisa menghasilkan berbagai produk ekonomi kreatif mulai dari tasbih, teh, kopi, sabun, craft, hingga dupa, poduk itu bisa dilihat di stan.

"Potensi konsumsi produk Gaharu hingga ke luar negeri, produknya dibutuhkan berbagai negara timur tengah hingga Asia," imbuhnya. 

Untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif, saat ini, komunitas Batang menggandeng tenaga ahli untuk mengolah kayu Gaharu menjadi berbagai produk tersebut. 

Tidak hanya memamerkan produk, Komunitas Petani Gaharu Batang juga akan menggelar Talkshow bertema investasi Gaharu.

Ahli produk gaharu asal Blitar akan mengisi langsung membahas budidaya hingga pemasaran.

"Mari masyarakat Batang dan sekitarnya ramaikan Pekan Raya Batang 2022 ini. Jangan lupa mampir ke stand kami di sebelah Timur ya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved