Kabupaten Semarang

Kok Penutupan Pasar Pon Ambarawa Diperpanjang? Pasar Hewan Terbesar di Kabupaten Semarang

Penutupan Pasar Hewan atau Pasar Pon Ambarawa Kabupaten Semarang diperpanjang hingga 16 September 2022.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
ILUSTRASI Ratusan sapi di Pasar Hewan Ambarawa Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang kembali menambah masa penutupan pasar hewan berkaitan masih mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Semarang.

Penutupan itu hanya berlaku untuk Pasar Hewan Ambarawa atau Pasar Pon yang merupakan pasar hewan terbesar di Kabupaten Semarang.

“Penutupan Pasar Hewan Ambarawa diperpanjang mulai hari ini sampai 16 September 2022,” ungkap Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Wigati Sunu kepada Tribunjateng.com, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: UPDATE Harga Telur Ayam di Semarang, Tertinggi Kini Rp 29.000, September Bisa Kembali Normal Lagi

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Mobil di Jalan Bandungan-Lemah Abang Semarang Tewaskan Pejalan Kaki

Sementara itu, lanjut Wigati Sunu, untuk pasar hewan lainnya atau pasar hewan kecil sudah mulai dibuka pada Kamis (1/9/2022).

“Yang dibuka yaitu pasar hewan yang hanya memperdagangkan hewan kambing atau domba dan jumlahnya tidak terlalu banyak dibanding Pasar Hewan Ambarawa seperti memperdagangkan sapi,” imbuhnya.

Syarat lainnya yaitu pasar hewan hanya bisa menerima ternak kecil yang sehat yang berasal dari wilayah Kabupaten Semarang.

Menurutnya, jumlah kasus hewan ternak yang terjangkit PMK di wilayahnya kini sudah mulai menurun.

Berdasarkan data, kasus aktif PMK di Kabupaten Semarang per Jumat (2/9/2022) mencapai 1.299 ekor.

Jumlah itu menurun lantaran dibanding pada awal Agustus 2022, kasus aktif PMK mencapai sekira 2.000 ekor.

Untuk total kasusnya sejak 12 Mei 2022, PMK telah menjangkiti sebanyak 6.072 ekor.

Dalam kurun waktu tersebut, hewan ternak yang mati mencapai 105 ekor.

Sedangkan per Jumat (2/9/2022) terdapat 20 hewan yang terjangkit penyakit itu.

“Sudah mulai menurun,” sambungnya.

Baca juga: Apa Kabar Proyek SPAM Semarang Barat? Camat: Semoga Selesai Tepat Waktu

Baca juga: Harga Cabai Naik Lagi di Pasar Karangayu Semarang, Tertinggi Capai Rp 70.000 per Kilogram

Sementara itu, seorang pedagang hewan ternak di Ambarawa Kabupaten Semarang, Amri mengungkapkan, masih mengalami kesulitan dalam menghadapi wabah tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved