Berita Sukoharjo

Jumlah Pemilih Meninggal Lebih Besar dari Pemilih Baru di Sukoharjo, karena Covid-19?

Ada 3.800 potensi pemilih baru di Kabupaten Sukoharjo berdasarkan rapat pleno KPU.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan KPU Sukoharjo pada Selasa (30/8/2022) lalu. 

TRIBUNJATENG. COM, SUKOHARJO - Terdapat 3.800 potensi pemilih baru di Kabupaten Sukoharjo. Ini berdasarkan rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan KPU Sukoharjo pada Selasa (30/8/2022) lalu. 

Suci mengatakan, setiap bulan, setelah Pilkada 2020, pihaknya selalu melakukan update data pemilih. 

Ia mencontohkan, potensi pemilih baru datang dari pensiunan TNI/Polri.  Atau warga yang baru genap berusia 17 tahun.  Mereka sebelumnya belum memiliki hak pilih karena statusnya sebagai anggota TNI/Polri atau belum cukup usia. 

Untuk mendapatkan data itu, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pihak, misal Dinas Dukcapil yang akan melaporkan potensi pemilih baru setelah umur mencapai 17 tahun. 

Pihaknya berkoordinasi dengan TNI/Polri, dalam hal ini Polres atau Kodim untuk mendapatkan data anggota yang pensiun. 

Pihaknya juga bekerja sama dengan Kemenag untuk menggali data potensi pemilih baru dari orang yang menikah di bawah umur. Sebab seorang meski belum cukup umur punya hak memilih jika telah menikah. 

"Kami bekoordinasi dengan Kemenag, karena di sana yang ada data pernikahan di bawah umur," kata kata Komisioner KPU Sukoharjo Suci Handayani, Senin (5/9/2022) 

Sementara untuk jumlah Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau meninggal dunia sebanyak 6.747. Jumlah ini tentunya lebih banyak dari potensi pemilih baru. 

Namun ia tak bisa menyimpulkan, apakah meninggalnya banyak warga Sukoharjo itu ada kaitannya dengan Pandemi Covid 19 atau tidak. 

Untuk meng-update data pemilih tidak memenuhi syarat, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah Desa untuk menginformasikan jika ada warganya meninggal. 

"Biasanya kalau ada warga meninggal, ada lelayu, itu disampaikan ke kami, " katanya

Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan KPU Sukoharjo pada Selasa (30/8/2022) lalu menyebutkan, Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk Bulan Agustus 2022  berjumlah 655.765 pemilih. 

Rinciannya,  pemilih laki-laki berjumlah 323.360 dan pemilih perempuan berjumlah 332.406, yang tersebar di 12 Kecamatan dan 167  Desa/Kelurahan serta 1.775 TPS di Kabupaten Sukoharjo.

Data pemilih akan terus di-update sampai nanti ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara, sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap yang berhak mencoblos di Pemilu 2024. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved