Berita Pekalongan

Viral Hadiah Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2022 Rp 50 Ribu di Pekalongan, Ini Penjelasannya

Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dihebohkan dengan kejuaraan bulutangkis Bupati Cup 2022

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Ketua PBSI Kabupaten Pekalongan Nur Wachid (kanan) saat menggelar press release didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar (tengah), dan Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryan (kiri) di ruang rapat Bupati Pekalongan, Senin (5/4/2022). 

"Namun dalam pelaksanaannya pendaftar sedikit, tidak mencukupi sampai 20 kelas di masing-masing kelas, sehingga hanya dipertandingkan 10 kelas. Untuk hadiahnya diberikan total nilai Rp 5,1 juta," ucapnya.

Kejuaraan yang dilombakan yakni tunggal prausia dini, juara I mendapatkan hadiah Rp 125 ribu, juara II Rp 75 ribu, dan juara III Rp 50 ribu.

"Ada dua pemenang di juara III. Ada dua kelas yamg dilombakan, sehingga total Rp 600 ribu," katanya.

Lalu, di kelas tunggal anak putra-putri, tunggal pemula, tunggal taruna putri, untuk juara I masing-masing Rp 150 ribu, juara II Rp 100 ribu, dan juara III Rp 75 ribu. Sehingga, total 400 ribu untuk tiap kelas.

"Ada empat kelas sehingga total Rp 1,6 juta," ucapnya.

Sementara di kelas tunggal remaja putra dan tunggal taruna putra juara I Rp 200 ribu, juara II Rp 150 ribu, dan juara III Rp 100 ribu. Ada dua kelas, sehingga total Rp 1,1 juta.

Sedangkan untuk kelas pemula putra dan ganda taruna, juara I Rp 350 ribu, juara II Rp 250 ribu, dan juara III Rp 150 ribu.

"Ada dua kelas sehingga totalnya Rp 1,8 juta," imbuhnya.

Wachid mengungkapkan, ia bersama panitia melakukan silahturahmi ke rumah atlet pemenang juara 3 kategori tunggal putra usia pra dini Ozil.

Dalam silahturahmi tersebut, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini khususnya, dalam pemberian apreasiasi yang tidak pantas dan dikeluhkan melalui media sosial oleh orangtua atlet.

"Pada akhirnya diterima dengan baik dan lapang dada, serta saling memaafkan dan tidak mempermasalahkan lagi."

"Saya juga memohon maaf kepada seluruh atlet yang bertanding, orangtua atlet serta pelatih atas kebodohan kami selaku panitia khususnya pemberian apreasiasi yang tidak pantas," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan, bahwasannya Bupati Pekalongan tidak tahu menahu mengenai perlombaan tersebut dan melebelkan bupati cup.

"Hadiah lomba Rp 50 ribu, saya kira tidak usah bilang lebel Bupati cup, selevel RT saja hadiah tersebut tidak sesuai. Sehingga, ini menjadi evaluasi bersama," kata Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved