Berita Kabupaten Tegal

240 ASN Pemkab Tegal Ikuti Pelatihan Government Transformation Academy

Sebanyak 240 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Tegal, mengikuti pelatihan Government Transformation Academy (GTA)

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Pemkab Tegal
Foto Bupati Tegal, Umi Azizah, menyematkan tanda kepesertaan pada perwakilan peserta Pelatihan Government Transformation Academy, di SMP Negeri 3 Slawi, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Sebanyak 240 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Tegal, mengikuti pelatihan Government Transformation Academy (GTA) yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Pelatihan selama lima hari mulai tanggal 5-9 September 2022 yang bertempat di SMP Negeri 3 Slawi ini, dibuka langsung oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, Senin (5/9/2022).

Umi mengatakan, perubahan dinamika global di era society 5.0 telah menuntut terselenggaranya pemerintahan berbasis digital, atau lebih dikenal dengan istilah sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Maka, untuk mendukung digitalisasi pemerintahan ini, diperlukan sumber daya aparatur yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.

“Saya menyambut baik diselenggarakannya pelatihan GTA ini sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi, membekali peserta dengan keterampilan atau keahlian ilmu terapan yang lebih terstruktur, terencana, terstandarisasi dan bersertifikat,” jelas Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (7/9/2022).

Selain menambah literasi teknologi informatika, menurut Umi, pelatihan ini juga sangat bermanfaat dalam mendukung penyiapan sumber daya manusia TIK untuk menunjang pelayanan publik digital, dan digital government sebagai bagian dari pencapaian target SPBE.

Kecakapan ASN dalam menguasai penggunaan perangkat teknologi ini, sangat diharapkan Pemkab Tegal untuk menunjang aktivitas kerja di lingkungan birokrasi pemerintahan daerah yang sudah harus ramah pada penggunaan TIK.

Kemampuan mengonversi dokumen cetak, data konvensional, data numerik tertulis menjadi data digital, lengkap dengan analisisnya, diharapkan mempermudah pihaknya dalam proses perumusan dan pengambilan kebijakan sampai komunikasinya ke publik, melalui tampilan visual yang menarik seperti infografis.

Di akhir sambutannya, Umi berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan pelatihan ini sungguh-sungguh.

“Jangan berpikiran sekedar menggugurkan tugas, sekedar menunaikan perintah pimpinan, tapi harus diniatkan untuk menambah ilmu, meningkatkan kompetensi dan bekal keterampilan untuk menunjang kinerja bapak, ibu. Sehingga bisa bekerja lebih baik, lebih efektif dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi, serta siap menjadi agen perubahan di unit kerjanya masing-masing,” tegas Umi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved