Berita Semarang

Aplikasi Madosi Buatan Disporapar Jateng Mampu Tunjukkan Destinasi Sekitar

Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah membuat aplikasi Madosi.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Plh. Kepala Disporapar Jawa Tengah Purwanto saat menunjukkan aplikasi Madosi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk memberikan informasi lengkap terkait destinasi dan akomodasi di Jawa Tengah, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah membuat aplikasi Madosi.

Plh. Kepala Disporapar Jateng, Purwanto, mengatakan aplikasi Madosi berisi berbagai informasi tentang 13 kategori yang berkaitan dengan pariwisata.

"Madosi berasal dari kata Map Destination Online System. Aplikasi ini berisi informasi tentang perhotelan, rumah makan, hiburan, dan tentunya destinasi wisata di Jawa Tengah," terangnya.

Madosi sendiri sudah dikembangkan sejak lama oleh Disporapar Jawa Tengah. Namun baru satu bulan ini aplikasi Madosi baru bisa diunduh dari Play Store di ponsel android.

"Selain menunjukkan informasi-informasi yang terkait pariwisata, pengguna juga bisa melihat destinasi terdekat dari tempatnya berada. Misal dari sini jarak ke Lawang Sewu berapa meter bisa kelihatan," jelas Purwanto.

Jika wisatawan membutuhkan informasi tentang jasa transportasi maupun informasi pariwisata, di dalam aplikasi Madosi juga tersedia.

"Tantangan untuk mengelola aplikasi ini adalah harus up to date. Jangan sampai ketinggalan dengan aplikasi lain. Sebab perkembangan pariwisata ini kan dinamis sekali," tambahnya.

Dalam waktu dekat Disporapar Jawa Tengah akan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk mempromosikan aplikasi Madosi.

"Kita mulai dari pelajar dulu di sekolah. Jadi biar tidak perlu banyak-banyak aplikasi di ponselnya. Lalu kami ajak teman-teman ASN di lingkup Pemprov Jateng juga. Termasuk promosi melalui website dan media sosial kami," bebernya.

Pihaknya berharap aplikasi Madosi bisa memberikan manfaat bagi wisatawan yang berkunjung di Jawa Tengah. Sekaligus meningkatkan daya tarik wisata yang sempat redup karena pandemi.(*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved