Berita Sragen

Jelang Pileg dan Pilpres, Wabup Sragen Minta Kades, Lurah dan Camat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Suroto mengajak seluruh kepala desa lurah dan camat menjaga kondusifitas daerah.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Wakil Bupati Sragen, Suroto ketika membuka sosialisasi jiwa semangat dan nilai-nilai kejuangan di Gedung Kartini, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), Wakil Bupati Sragen, Suroto mengajak seluruh kepala desa lurah dan camat menjaga kondusifitas daerah.

Hal itu ia sampaikan ketika membuka sosialisasi jiwa semangat dan nilai-nilai kejuangan di Gedung Kartini, Kamis (8/9/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 Kabupaten Sragen itu bertema merawat persatuan dan kesatuan kita gelorakan semangat gotong royong membangun bumi Sukowati pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Sragen Suroto itu diikuti Camat, Kepala Desa atau Lurah, Ketua Dewan Harian Ranting BPK 45 dan mitra juang se-Kabupaten Sragen.

Suroto menyampaikan ada banyak cara untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Namun yang paling utama ialah dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga semangat persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, semangat persatuan dan kesatuan adalah kebulatan tekad menjadi satu bangsa satu dengan seluruh warga masyarakat Indonesia untuk mewujudkan cita-cita bersama.

"Semangat persatuan dan kesatuan wajib dimiliki setiap warga negara untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Sebagaimana tercantum di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4," kata Suroto.

Dia mengatakan ada empat cara bangsa Indonesia dalam merawat atau memperkokoh persatuan dan kesatuan yang pertama yaitu mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang kedua gotong royong di antara warga masyarakat.

Selanjutnya musyawarah mufakat untuk menyelesaikan persoalan dan terakhir mengukuhkan pemahaman tentang alat pemersatu bangsa. 

Suroto melanjutkan ada lima alat pemersatu bangsa Indonesia untuk merawat dan memperkokoh persatuan dan kesatuan pertama dasar negara Pancasila. 

Kedua bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan, ketiga bendera merah putih sebagai bendera kebangsaan, keempat lambang negara burung garuda dan kelima lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Suroto pada kesempatannya ia mengajak kepada peserta menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan negara.

Apalagi menjelang pemilihan umum Pileg dan Pilpres pada 14 Februari serta Pilkada serentak pada 27 November 2024. Dirinya mengajak agar bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.

"Saya minta bapak ibu semua yang hadir disini agar menjaga kondusifitas daerah masing-masing menjelang Pileg dan Pilpres agar tidak ada perpecahan demi keutuhan negara," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved