Liga Champions

Liverpool Dibantai Napoli di Liga Champions, Ini Perbedaan 433 Spalletti dengan Jurgen Klopp

Hasil mengejutkan didapat Liverpool saat dibantai Napoli 4-1 di Liga Champions Kamis (8/9/2022).

Editor: rival al manaf
(ALBERTO PIZZOLI / AFP)
Bek Liverpool Inggris Joe Gomez (kiri) berebut bola dengan pemain depan Napoli dari Nigeria, Victor Osimhen, pada pertandingan sepak bola leg pertama Grup A Liga Champions UEFA antara SSC Napoli dan Liverpool FC di Stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 7 September 2022. 

TRIBUNJATENG.COM, ITALIA - Hasil mengejutkan didapat Liverpool saat dibantai Napoli 4-1 di Liga Champions Kamis (8/9/2022).

Empat gol Partenopei yang dicetak Piotr Zielinski (2x), Andre Zambo Anguissa, dan Giovanni Simeone hanya mampu dibalas The Reds satu kali lewat kaki, Luis Diaz.

Sama-sama bermain dengan sistem 4-3-3, Luciano Spalletti benar-benar memberi pasukan Jurgen Klopp pelajaran.

Meski hanya menguasai ball possession sebanyak 43 persen, Napoli mampu tampil efektif dengan 12 shot yang mampu mereka lakukan, sedangkan The Reds hanya sembilan kali.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari ini Kamis 8 September 2022, Pisces Motivasi Baru Dari Pasangan

Baca juga: 5 Siswi Jadi Korban Ekshibisionisme Pria Bersarung di Dekat Sekolah

Baca juga: Promo Terbaru Indomaret Hari ini Kamis 8 September 2022 Prochiz Keju Kemasan Box 10 Ribuan

Tujuh counter attack berbahaya juga mampu mereka ciptakakan yang membuat pertahanan Liverpool kalang kabut.

Berbanding terbalik, The Reds sama sekali tak mampu mencatatkan conter attack berbahaya di laga tadi malam.

Meski sang juru taktik, Luciano Spalletti baru didatangkan Napoli di musim lalu, namun ia mampu beradaptasi dengan cepat bersama tim yang bermarkas di Stadion Diego Armando Maradona tersebut.

Pengalaman menukangi tim-tim elit Liga Italia lainnya (AS Roma dan Inter Milan) membuat pelatih berusia 62 tahun tersebut tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi bersama Partenopei.

Padahal, di bursa transfer musim panas ini, Partenopei tak begitu jor-joran dalam mendatangkan pemain.

Justru Napoli harus kehilangan dua pemain andalan mereka dari musim ke musim, Lorenzo Inzigne dan Kalidou Koulibaly yang hijrah ke tim lain.

Dilansir Transfermarkt, Napoli hanya menggelontorkan dana sebanyak 50 juta euro untuk memboyong tujuh pemain pengganti dua penggawa di atas.

Kolektivitas Napoli Lewat Sistem 4-3-3

Dilansir Sofascore, di laga pertama Liga Italia, Napoli menjadi tim dengan penguasaan bola terbanyak diantara kontestan lainnya dengan 67.11 persen ball possession.

Skema dasar 4-3-3 yang diusung juru taktik asal Italia tersebut jelas mengutamakan permainan atraktif dan position play menggunakan umpan pendek dari kaki ke kaki.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved