Berita Kriminal

Buron Selama Setahun, Siapa Sangka Maling HP Ini Justru Tertangkap saat Asyik Ngopi di Warung Korban

Maling 40 tahun itu bahkan tertangkap setelah buron justru saat minum kopi di warung korban yang bernama Miftah Nurul Azizah 

Editor: muslimah
Via Tribun Jakarta
Ilustrasi maling hp atau pencurian handphone 

TRIBUNJATENG.COM, PADEMANGAN - Siapa mengira, AB masih dikenali oleh korbannya setelah hampir setahun berlalu.

Maling 40 tahun itu bahkan tertangkap setelah buron justru saat minum kopi di warung korban yang bernama Miftah Nurul Azizah 

AB terciduk pada Kamis (8/9/2022) siang tadi  di Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara.

Maling hp berinisial AB (40) tak berkutik usai ditangkap warga saat asyik minum kopi di warung milik korban, di Pasar Rajawali Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (8/9/2022), setelah 10 bulan buron.  
Maling hp berinisial AB (40) tak berkutik usai ditangkap warga saat asyik minum kopi di warung milik korban, di Pasar Rajawali Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (8/9/2022), setelah 10 bulan buron.   (Via Tribun Jakarta)

Kerabat korban, Epi Rapita (25) menceritakan, kejadian pencurian handphone menimpa Miftah sekitar 10 bulan lalu di supermarket kawasan Lokasari, Jakarta Barat.

Saat itu, Epi dan korban yang sedang makan bersama di salah satu restoran cepat saji tiba-tiba dihampiri pelaku AB.

Baca juga: Bripka RR Berani Bantah Skenario Ferdy Sambo Setelah Dikunjungi Istri

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Diduga Iwan Budi PNS Kota Semarang

"Itu kejadiannya udah 10 bulanan, ada hampir setahun. Awalnya saya sama sodara, kita makan di A&W," kata Epi saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (8/9/2022).

"Tiba-tiba ada dia (pelaku) bawa makanan, minta izin duduk dekat kita. Karena itu tempat umum, kata saya ya silakan," sambung Epi.

Di sela-sela makan bersama itu, korban beranjak sejenak ke toilet dan diikuti pelaku.

Sebelum masuk ke toilet, pelaku sempat meminjam handphone korban dengan alasan hendak menelepon seseorang.

Kata Epi, saat itu korban diduga dihipnotis oleh pelaku lantaran tak sadar handphone-nya dipinjam.

Tak berselang lama, pelaku langsung membawa kabur handphone Redmi Note 8 Pro tersebut meninggalkan korban yang baru sadar beberapa menit kemudian.

"Nggak sadar korbannya. Sudah ngasih hp aja, dia waktu itu nanya ke mana bapak-bapak yang tadi, ya udah hapenya dimalingin ternyata," ucap Epi.

Atas kejadian itu, korban Miftah akhirnya harus merelakan handphone kesayangannya berpindahtangan kepada AB.

Namun, hampir setahun kemudian, tepatnya hari ini, tanpa disangka-sangka batang hidung pelaku terlihat lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved