Berita Cilacap

Gelombang Tinggi Masih Menghantui Perairan Cilacap, BMKG: Data Sementara Sampai Sabtu Malam

BMKG dalam keterangan tertulis yang dibagikannya menginformasikan bahwa prakiraan adanya gelombang tinggi akan terjadi dalam dua hari ke depan.

TRIBUN JATENG/PINGKY SETIYO ANGGRAENI
Kondisi gelombang air laut di Kawasan Pantai Tegalkamulyan Cilacap, Jumat (9/9/2022) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini pada Kamis (8/9/2022) terkait adanya gelombang tinggi.

Gelombang tinggi tersebut menghantui kawasan Perairan Cilacap dan Samudera Hindia Selatan wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY.

BMKG dalam keterangan tertulis yang dibagikannya menginformasikan bahwa prakiraan adanya gelombang tinggi akan terjadi dalam dua hari ke depan.

Yakni mulai Jumat (9/9/2022) pukul 19.00 hingga Minggu (11/9/2022) pukul 19.00.

Baca juga: Mantap ! PT KPI RU IV Cilacap Cilacap Borong 5 Penghargaan Platinum Ensia Awards 2022

Baca juga: Polres Cilacap Serahkan Bantuan Sosial Kepada Pengemudi Ojek Online Pasca Kenaikan Harga BBM

Prakirawan BMKG Cilacap, Sawardi dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa ketinggian gelombang laut berkisar antara 1,25 meter - 3,5 meter.

"Untuk tinggi gelombang yaitu berkisar antara 1,25 meter hingga 3,5 meter."

"Itu masuk dalam kategori gelombang tinggi," jelasnya melalui Tribunjateng.com, Jumat (9/9/2022).

Adapun wilayah yang masih dihantui gelombang tinggi di Jawa Barat meliputi Perairan Sukabumi-Cianjur, Perairan Garut-Pangandaran, dan Samudera Hindia selatan Jawa Barat.

Untuk wilayah di Jawa Tengah meliputi Perairan Cilacap, Perairan Kebumen-Purworejo, dan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah.

"Kemudian Perairan Daerah Istimewa Yogyakarta juga dengan kategori gelombang tinggi," kata Sawardi.

Baca juga: Bupati Purbalingga Lepas 44 Jamaah Umroh Dari Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Dan Cilacap

Baca juga: FAKTA ART Asal Cilacap Curi Brankas Selebgram Dara Arafah, Pemdes Sidanegara: Musridah Warga Kami

Untuk prakiraan cuaca, wilayah tersebut umumnya akan berawan hingga turun hujan ringan.

Arah angin umumnya bertiup dari arah timur Laut ke tenggara dengan kecepatan berkisar 2-20 knot.

Dengan adanya peringatan potensi gelombang tinggi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat yang berada di sekitar kawasan yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. 

Sementara itu seorang warga Cilacap Selatan, Slamet (50) di kawasan Pantai Tegalkamulyan Cilacap mengatakan bahwa gelombang tinggi memang kerap terjadi di kawasan tersebut akhir-akhir ini.

Lebih lanjut kata Slamet, gelombang laut pada Jumat (9/9/2022) pagi juga tergolong tinggi, namun belum sampai ke daratan.

"Kalau sore hari gelombang tidak terlalu tinggi, pagi hari termasuknya lumayan (tinggi) tapi tidak sampai naik," katanya. (*)

Baca juga: Semua Laga Pekan Ketujuh Liga Inggris Ditunda, Masa Berkabung Meninggalnya Ratu Elizabeth II

Baca juga: Cristiano Ronaldo Ikut Berduka Meninggalnya Ratu Elizaberth II, Cerita Selama 8 Tinggal di Inggris

Baca juga: Begini Rektor UGM Yogyakarta Merespon Sistem Baru Seleksi Masuk PTN, Berlaku Tahun Depan

Baca juga: Suara Lonceng Penanda Dimulainya Kekuasaan Raja Charles III, Jumat Siang Serentak di Inggris

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved