Berita Regional

Hamili Anak di Bawah Umur, Pegawai Honorer Ditangkap Polisi saat Hendak Kabur ke Bali

Kasus pencabulan anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LABUAN BAJO - Kasus pencabulan terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pegawai honorer berinisial CN (19) diduga mencabuli AM yang masih di bawah umur hingga hamil.

AM saat ini sedang hamil 6 bulan.

Baca juga: Istri Petani Bima Lahirkan Bayi Kembar 4: Saya Akan Berjuang Keras untuk Mereka

Dijelaskan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Ngada, Iptu Bayu Rizki Subagyo, kejadian pencabulan itu berawal saat pelaku menjemput korban di salah satu kampung di Kecamatan Bajawa pada 17 Maret 2022 lalu menggunakan sepeda motor.

"Keduanya lalu menuju ke pasar tingkat kota Bajawa untuk membeli sepatu korban.

Dalam perjalanan pulang, pelaku sempat mengajak korban mampir di kamar kosnya di wilayah Ngalisabu.

Tetapi, korban menolak dan meminta pelaku mengantarnya pulang ke kampung halamannya," jelas Bayu dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (8/9/2022) pagi.

Setelah itu, lanjut dia, pelaku kembali ke kosnya dan mengirim pesan ke korban melalui aplikasi WhatsApp.

Ia mengajak korban bisa bersedia kembali datang ke kosnya.

Melalui beberapa percakapan tersebut korban akhirnya bersedia.

Tiba di kos, keduanya duduk berdua di depan kamar.

Kemudian, pelaku memaksa korban masuk ke kamarnya.

Korban sempat menolak, namun pelaku tetap memaksa dan mencabuli korban.

"Pelaku meyakinkan bahwa tidak akan terjadi kehamilan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved