Berita Semarang

Paham Rupiah, Ibu-ibu PKK di Kota Semarang Belanja Pakai QRIS

KPwBI Provinsi Jateng ajak masyarakat bangga dan bijak dalam menggunakan rupiah.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk bangga dan bijak dalam menggunakan rupiah.

Hal itu di antaranya diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, yang kali ini diberikan kepada anggota TP PKK Kota Semarang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPwBI Jateng), Kamis (8/9/2022).

Kegiatan "Sosialisasi Kebijakan Bank Indonesia: Ibu Paham Rupiah, Keluarga Sehat Sejahtera” itu diikuti sebanyak 200 anggota TP PKK Kota Semarang, meliputi tiga kecamatan di Kota Semarang yakni Kecamatan Semarang Selatan, Pedurungan, dan Tembalang.

"Melalui sosialisasi ini, kami mengajak masyarakat untuk bangga bangga menggunakan uang rupiah di manapun.

Kemudian, 'paham' yaitu menggunakan uang rupiah dengan lebih bijak, jangan sampai terjadi pengeluaran yang lebih besar pasak daripada tiang.

Jadi, ibu-ibu paham cara menghitung pengeluaran rumah tangga, penghasilannya, sehingga bisa menggunakan uang tersebut secara lebih bijak," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah M Firdauz Muttaqin.

Selain memberikan sosialisasi mengenai Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah), dalam kegiatan ini BI Jateng juga memberikan user experience QRIS kepada para anggota TP PKK Kota Semarang yang hadir.

Dalam kegiatan ini, BI Jateng menggelar Tebus Murah Sembako Rp 1.000 melalui program “Sembako Sewu”. Dengan transaksi menggunakan QRIS, para ibu PKK tersebut dapat menebus sembako dengan harga Rp 1.000. Mereka dapat memilih antara telur, gula, atau minyak goreng.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi keuangan termasuk literasi keuangan digital dengan merasakan langsung transaksi menggunakan QRIS. Selain itu, melalui program 'Sembako Sewu' diharapkan dapat membantu upaya pengendalian inflasi di Kota Semarang.

Seperti kita tahu bahwa harga BBM naik, ibu-ibu kesulitan. Kami membantu, salah satunya belanja dengan Rp 1.000 sehingga harga ini bisa terjangkau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved