Berita Semarang

PN Semarang Baru Terima Limpahan Enam Kasus Pencabulan di Jawa Tengah Selama Tahun 2022

Jumlah kasus pencabulan di Jawa Tengah tahun 2022 berbanding terbalik dengan jumlah limpahan kasus pencabulan di Jawa Tengah

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Agus Salim Irsyadullah
Humas PN Semarang, Kukuh Subyakto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah kasus pencabulan di Jawa Tengah tahun 2022 berbanding terbalik dengan jumlah limpahan kasus pencabulan di Jawa Tengah yang diterima Pengadilan Negeri Semarang. 

Data Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah per Juni 2022, terdapat 386 korban pencabulan di Jawa Tengah. 

Sementara, humas PN, Kukuh Subyakto mengaku baru menerima limpahan kasus pencabulan di Jawa Tengah di angka enam kasus. 

"Di tahun 2022, kami menerima limpahan kasus pencabuan 10 kasus. Itu sudah tertangani semua," katanya kepada Tribun Jateng, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Bripka RR: Setelah Bertemu Putri Candrawathi di Kamar, Sikap Brigadir J Beda, Lebih Tenang, Pasrah

Baca juga: Didakwa Rugikan Negara Rp73,9 Triliun, Surya Darmadi: Saya Enggak Korupsi, Saya Dituduh Korupsi

Dari 10 kasus yang telah diselesaikan, Kukuh menyebut hukuman terberat diterima tersangka dengan kurungan 16 tahun. 

"Kemarin itu ada tersangka pencabulan anak tiri dan dikenai hukuman 16 tahun penjara," lanjutnya. 

Kukuh mengatakan, hukuman berat menati terdakwa jika terbukti bersalah. 

Ancaman hukuman paling berat, kata Kukuh bisa dipenjara selama 16 tahun sesuai Pasal 76 e ayat 2 UU Perlindungan Anak. 

Ia menyebut tidak ada perbedaan hukuman bagi tersangka kasus pencabulan. 

Kecuali, lanjut Kukuh, tersangka pencabulan masih berada di bawah umur. 

"Nggak ada perbedaan kecuali tersangka di bawah umur. Itu di hukum 6 tahun,"

Bahkan, mayoritas pelaku pencabulan menurut Kukuh telah berkeluarga. 

"Kalau kasus di daerah Veteran Semarang kemarin itu masih bujang. Usianya 16 tahun. Selain itu, semua tersangka sudah berkeluarga," imbuhnya. 

Kini, para tersangka tengah menjalani hukuman di Lapas Kedungpane Semarang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved