Berita Sragen

Pono Ketakutan Melihat Uraian Rambut Muncul di Permukaan Air Kedung Ombo, Ternyata Mayat Dikem Tarni

Jasad Dikem Tarni (64) seorang pedagang asal Dusun Plawan Brongkol, RT 04/10 Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar ditemukan

Istimewa/Polres Sragen
Aparat kepolisian ketika mengevakuasi jenazah Dikem Tarni (64) seorang pedagang asal Dusun Plawan Brongkol, RT 04/10 Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar di WKO, Miri, Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Jasad Dikem Tarni (64) seorang pedagang asal Dusun Plawan Brongkol, RT 04/10 Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar ditemukan meninggal dunia di Waduk Kedung Ombo (WKO), Jumat (9/9/2022) pagi 

Almarhum tidak sengaja ditemukan oleh seorang petani, Pono di kawasan WKO tepatnya di Dukuh Gadek, RT 07, Desa Gilirejo Kecamatan Miri, Sragen.

Kala itu, Pono hendak pergi ke ladang dan melintasi perairan WKO dengan menggunakan perahu. Ketika di TKP, Pono melihat ada rambut manusia yang muncul di permukaan air.

Karena takut Pono memberitahukan kepada warga lain, kemudian masyarakat berdatangan di lokasi lalu mengevakuasi korban ke pinggir waduk.

Ketika di cek korban ternyata sudah meninggal dunia, atas insiden ini warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Miri.

"Anggota kami mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar oleh petugas Polsek Miri dan tim medis dari Puskesmas Miri."

"Hasil pemeriksaan ditubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik," terang Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro kepada Tribunjateng.com.

Iptu Ari melanjutkan, menurut keterangan sejumlah saksi selepas sholat shubuh, korban terlihat mondar-mandir di jalan menuju ke pinggir WKO.

Pada saat itu korban menginap di rumah saudaranya di Gilirejo RT 05 selama tujuh hari kebelakang. Sekitar pukul 06.00 pagi, keluarga mengetahui korban tidak berada di rumah.

Berdasar keterangan keluarga korban dan saksi-saksi korban depresi akibat permasalahan keluarga dan memutuskan menginap di rumah keluarganya di Sragen.

Setelah di lakukan visum, korban di evakuasi ke rumah duka di Dukuh Dusun Plawan Brongkol, RT 004/ RW 010, Desa Kwangsan, Jumpapolo, Karangnyar dengan menggunakan ambulans Partai Demokrat.

Penyerahan jenazah dilakukan Kapolsek Miri  AKP Suyono kepada keluarga diterima keponakan korban, Edi Purwanto agar dimakamkan sebagaimana mestinya. (uti)

Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Bus AKAP Vs Truk Boks di Jalan Pantura Kudus

Baca juga: Kombes Irwan Kapolrestabes Semarang: Mayat dan Motor Hangus Terbakar 100 Persen, Belum Tentu Iwan?

Baca juga: Hasil Akhir PSIS Semarang Vs Persikabo BRI Liga 1 2022, Hattrick Riyan Bawa Mahesa Jenar Menang

Baca juga: UPDATE : Polisi Akan Periksa Sample DNA Keluarga Iwan Budi, Ini Kata Istrinya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved