Berita Pati

Cegah Perundungan, LBH Ansor Pati Roadshow Edukasi Hukum Santri dan Pelajar

Pelajar dan santri perlu dibekali kesadaran hukum agar dapat menghindari tindakan kriminal, antara lain perundungan atau bullying. 

LBH Ansor Pati
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Pati saat melakukan penyuluhan hukum di MA Walisongo Kayen, Jumat 9 September 2022. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Edukasi norma hukum perlu dilakukan sejak usia anak dan remaja.

Pelajar dan santri perlu dibekali kesadaran hukum agar dapat menghindari tindakan kriminal, antara lain perundungan atau bullying. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Pati Luqmanul Hakim, dalam keterangan tertulis pada TribunMuria.com, Sabtu 10 September 2022.

Bulan ini pihaknya melakukan safari penyuluhan hukum ke sembilan sekolah/madrasah dan pesantren di Pati. 

"Penyadaran hukum memang harus masif dilakukan ke semua kalangan, termasuk di lingkungan pendidikan. Kalangan pelajar dan santri butuh asupan pengetahuan hukum agar lingkungan pendidikan aman dan nyaman, tak ada praktik bullying," kata dia.

Untuk diketahui, bullying atau merundung artinya menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis dalam bentuk kekerasan verbal, sosial, atau fisik secara berulang kali. 

Bentuknya antara lain memanggil nama seseorang dengan julukan yang tidak disukai, memukul, mendorong, menyebarkan rumor, mengancam, atau merongrong.

Menurut Luqman, bullying sebenarnya tidak hanya berpotensi terjadi di kalangan anak dan remaja. 

Dalam hubungan antarorang dewasa juga bisa terjadi. 

Namun, kasus bullying yang muncul di lingkungan pendidikan cenderung lebih banyak mendapat sorotan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved