Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Puisi

Puisi Dia dan Aku Sitor Situmorang

Puisi Dia dan Aku Sitor Situmorang. Berikut puisi Sitor Situmorang: Akankah kita bercinta dalam kealpaan semesta? - Bukankah udara penuh hampa ingin

Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
KOMPAS.COM
Puisi Dia dan Aku Sitor Situmorang 

TRIBUNJATENG.COM- Puisi Dia dan Aku Sitor Situmorang.

Berikut puisi Sitor Situmorang:

Akankah kita bercinta dalam kealpaan semesta?
- Bukankah udara penuh hampa ingin harga? -
Mari, Dik, dekatkan hatimu pada api ini
Tapi jangan sampai terbakar sekali

Akankah kita utamakan percakapan begini?
- Bukankah bumi penuh suara inginkan isi? -
Mari, Dik, dekatkan bibirmu pada bisikan hati
Tapi jangan sampai megap napas bernyanyi

Bukankah dada hamparkan warna
Di pelaminan musim silih berganti
Padamu jua kelupaan dan janji

Akan kepermainan rahasia
Permainan cumbu-dendam silih berganti
Kemasygulan tangkap dan lari

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved