Berita Semarang

Pengusaha Karaoke di Pasar Klitikan Penggaron Semarang Bersedia Dipindah

Para pengusaha karaoke Pasar Klitikan Penggaron tak keberatan bangunannya dibongkar.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Satpol PP Kota Semarang membongkar tempat karaoke di Pasar Klitikan Penggaron, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pengusaha karaoke yang menempati Pasar Klitikan Penggaron tidak keberatan bangunannya dibongkar Satpol PP Kota Semarang.

Pembongkaran ini untuk mendukung relokasi para pedagang grosir buah yang semula menempati kawasan MAJT.

Para pemilik karaoke pun siap pindah ke lantai 2 Pasar Klitikan Penggaron. 

Ketua Paguyuban Paguyuban Karoake Pasar Klitikan Penggaron, Leodi Nur mengatakan, proses pembongkaran ini tidak berarti pemerintah menggusur keberadaan para pengusaha karaoke.

Menurutnya, pemerintah tetap memberikan perhatian dengan memindahkan para pemilik karaoke ke lantai 2. 

"Kami sudah melalui banyak pertemuan. Dari Dinas sudah menyampaikan bahwa lantai 1 akan digunakan untuk pasar buah. Mau tidak mau kami dialihkan. Insya Allah ini yang terbaik. Konsumen lambat laun juga akan tahu bahwa disini ada hiburan," terangnya, Senin (12/9/2022). 

Dia memahami, selama ini para pengusaha karaoke menempati tanah pemerintah. Sehingga, kapanpun pemerintah akan menggunakan tentu pihaknya tidak berhak menuntut. 

Semula, para pemilik karaoke yang menempati Pasar Penggaron menempati sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT). Adanya proyek normisasi, seluruh bangunan di bantaran BKT pun harus dibongkar.

Kemudian, pemerintah memberikan ruang bagi para pengusaha karaoke yang yang semula di BKT pindah di Penggaron.

Saat itu, kondisi Pasar Klitikan Penggaron memang kosong atau tidak ditempati. Dia pun bersyukur saat itu tidak ada konflik atas penggusuran BKT. 

"Jadi, kami menempati tanah pemerintah. Kapapun pemerintah menggunakan, kami pastinya tidak berhak menuntut," ucapnya. 

Menurutnya, ada 23 ruang karoke yang menempati Pasar Klitikan Penggaron lantai 1. Namun, hanya 20 ruang karaoke saja yang pindah ke lantai 2 mengingat lahannya tidak mencukupi. 

"Di atas sudah jadi. Kami langsung memperisapkan diri," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved