Berita Sukoharjo

Angka Stunting di Sukoharjo Turun, Pemkab Libatkan RT sampai Forkopimda untuk Penanggulangannya

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan angka stunting di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2020 sebesar 7,33%

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
istimewa
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam acara “Rembuk Stunting” di ruang pertemuan Hotel Tosan, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Senin kemarin (12/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo menurun di banding tahun sebelumnya. 

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan angka stunting di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2020 sebesar 7,33 persen.

Adapun hasil penimbangan serentak pada tahun 2021, angka stunting mengalami penurunan menjadi sebesar 7,11 % .

“Saya berharap angka tersebut akan mengalami penurunan yang signifikan setiap tahunnya,” ujarnya, Selasa (13/9/2022) 

Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk menekan kasus stunting. Komitmen tersebut di antaranya diwujudkan dengan penandatanganan bersama pihak terkait dalam membantu penanganan kasus stunting. 

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam acara “Rembuk Stunting” di ruang pertemuan Hotel Tosan, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Senin kemarin (12/9/2022).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan, anak Indonesia harus menjadi anak GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat). 

Jika anak-anak terlahir sehat, tumbuh dengan baik dan didukung pendidikan yang berkualitas, mereka akan menjadi generasi yang menunjang kesuksesan pembangunan bangsa. 

Sebaliknya jika anak terlahir dan tumbuh dalam situasi kekurangan gizi kronis, mereka akan menjadi anak pendek (stunting) dan gagal menjadi anak yang GENIUS.

“Stunting merupakan masalah kesehatan yang memiliki dampak jangka pendek sekaligus jangka panjang,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved