Berita Solo

Bisakah Uang Samin Diganti Akibat Rusak Dimakan Rayap? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Pada kasus Samin, meskipun rusak, pihak Bank Indonesia juga memastikan uang tersebut masih bisa disusun minimal 2/3 bagian.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kepala KPw BI Kota Surakarta, Nugroho Joko Prastowo (berkacamata) sedang memberikan penjelasan terkait penggantian uang rusak milik Samin di kantor Bank Indonesia setempat, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kota Surakarta menerima uang milik Samin (53) yang rusak dimakan rayap.

Kepala KPw BI Kota Surakarta, Nugroho Joko Prastowo menyampaikan, uang milik Samin pada prinsipnya bisa diganti.

Dia menyebut, ada kategori uang yang bisa diganti oleh Bank Indonesia.

Yakni uang tersebut harus dalam keadaan rusak.

Baca juga: 2,5 Tahun Menabung di Celengan Buat Haji, Samin Penjaga Sekolah di Solo Dapati Uangnya Dimakan Rayap

Sementara, uang yang tidak bisa diganti atau diklaim adalah uang hilang dan uang palsu.

Pada kasus Samin, meskipun rusak, pihaknya juga memastikan uang tersebut masih bisa disusun minimal 2/3 bagian.

"Harus memiliki size atau ukuran minimal 2/3 dari ukuran penuh."

"Mengapa 2/3?

"Kalau separuh diganti nanti pada ditukerin jadi dua."

"Jadi harus 2/3 supaya tidak ada double klaim," ucap Joko kepada Tribunjateng.com, Selasa (13/9/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved