Berita Ungaran

Hujan-hujanan Kader PKS Sampaikan Aspirasi Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi-TNI Bantu Pengamana

Mereka berjumlah total 35 orang menggelar flashmob dan menyampaikan aspirasinya.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Dok Polres Semarang
Sebanyak 35 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkumpul menyampaikan aspirasinya tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di samping karoseri Laksana pada Sabtu (10/9/2022) sore hingga petang kemarin. Sejumlah anggota Polres Semarang melakukan pengamanan di tengah hujan. 

TRIBUNJATENG.COM, KABUPATEN SEMARANG - Sejumlah orang yang masuk dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkumpul di persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di samping karoseri Laksana pada Sabtu (10/9/2022) sore hingga petang kemarin.

Mereka yang berjumlah total 35 orang menggelar flashmob dan menyampaikan aspirasinya tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diumumkan Presiden RI Joko Widodo pada Sabtu (3/9/2022) lalu.

Dalam kondisi cuaca hujan, mereka mengenakan atribut berupa rompi bertulisan PKS Bersama Melayani Rakyat.

Selain itu, tampak juga atribut lain seperti spanduk bertuliskan PKS menolak kenaikan harga BBM, serta microphone dan pengeras suara.

Isi penyampaian aspirasi dan orasi itu meliputi penolakan kenaikan harga BBM saat perekonomian bangkit pasca pandemi Covid-19, menuntut pemerintah untuk mengkaji ulang akan kenaikan harga BBM, segera menstabilkan harga BBM, dan pemerintah dapat memperhatikan imbas kenaikan harga BBM pada harga kebutuhan pokok. 

Sebanyak 35 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkumpul menyampaikan aspirasinya tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di samping karoseri Laksana pada Sabtu (10/9/2022) sore hingga petang kemarin. Sejumlah anggota Polres Semarang melakukan pengamanan di tengah hujan.
Sebanyak 35 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkumpul menyampaikan aspirasinya tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di persimpangan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di samping karoseri Laksana pada Sabtu (10/9/2022) sore hingga petang kemarin. Sejumlah anggota Polres Semarang melakukan pengamanan di tengah hujan. (Dok Polres Semarang)

“Bapak, Ibu sekalian. Sepertinya BBM Pertalite naiknya hanya Rp 10 ribu, tapi efeknya kenaikan di segala bidang, harga sembako naik, harga angkutan, yang lain-lain naik.

Mari kita serukan untuk menolak kenaikan harga BBM,” kata orator dalam penyampaian aspirasi yang dipimpin oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang dari Fraksi PKS, Joko Widodo.

Tampak di keramaian tersebut, sejumlah anggota Kepolisian melakukan pengawalan bersama anggota TNI Koramil Bergas.

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika yang memantau langsung jalannya orasi menyampaikan, pihaknya beserta jajaran TNI akan memberikan pengamanan secara humanis agar acara itu berjalan lancar.

“Kami bersama jajaran TNI memberikan jaminan keamanan kepada kader PKS yang menyalurkan aspirasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag SDM Polres Semarang, Kompol Dewi Indah Utami sebagai Perwira Pengendali pengamanan aksi tersebut menyampaikan bahwa pengamanan itu dilakukan sesuai instruksi Kapolres Semarang agar memberikan pengaman bersama jajaran TNI secara maksimal. 

"Alhamdulillah aksi dari rekan-rekan Partai PKS Kabupaten Semarang berjalan lancar meskipun disertai hujan.

Dari dimulainya aksi hingga berakhir tidak ada kejadian yang menonjol dan para kader membubarkan diri dengan tertib,” pungkas Kompol Dewi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved