Berita Ungaran
Ini Titik Rawan Bencana Longsor, Banjir Bandang dan Puting Beliung di Kabupaten Semarang
BPBD Kabupaten Semarang mulai bergerak mengantisipasi dan mewaspadai titik rawan.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Satu di antara titik yang jadi sorotan yakni tanggul di Sungai Panjang, dekat Danau Rawa Pening, Kecamatan Ambarawa.
“Itu alirannya sampai ke bawah, di depan RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo itu juga sering jebol dan airnya limpas itu. Pernah banjir juga di daerah Lodoyong Ambarawa. Meskipun demikian, terkait infrastrukturnya sudah ditangani oleh BBWS Pemali Juana. Tahun ini kami juga fokus di sana, meskipun yang jebol-jebol itu sudah tertangani sebelumnya,” sebutnya.
Untuk itu, lanjut Riyadi, masyarakat diminta waspada dan mengingat kembali apa yang sudah diajarkan oleh pihaknya saat sosialisasi.
“Longsor kalau daerah yang rawan sudah kami sosialisasikan, misalnya kalau ada bencana larinya ke mana, titik kumpulnya di mana, semua sudah sangat paham. Warga sudah diedukasi untuk penyelamatan. Mereka sudah menyadari jika rumahnya terancam longsor, misalnya pas kamar tidur kalau hujan lebat jangan di situ, tidur juga jangan di situ, bisa di ruang depan sehingga bisa cepat menyelamatkan diri,” ujarnya.
Mengenai antisipasi, Riyadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki media komunikasi seperti grup WhatsApp yang bisa dijadikan sarana koordinasi.
BPBD sendiri juga telah menggandeng pihak TNI, Polri dan juga para relawan.
Menurut Riyadi, para relawan juga dengan sigap membantu para anggota atau petugas saat persiapan penganggulangan bencana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/upaya-bpbd-kabupaten-semarang-dan-tim-sar-gabrahan-gedadua.jpg)