Berita Demak

Pemaksimalan Pelet Limbah Kayu Tingkatkan Produksi Ikan Asap Kabupaten Demak

Tim pengabdian masyarakat FMIPA UNNES adakan sosialisasi pemanfaat pelet limbah kayu.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/Tito Isna Utama
Tim pengabdian masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat sosialisasi pemanfaat pelet limbah kayu untuk pengasapan ikan pada Kelompok pengelola ikan di Wonosari Kabupateng Demak, diadakan di sekretariat kelompok pengasap ikan di Jalan Diponegoro Kabupaten Demak, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Tim pengabdian masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan sosialisasi pemanfaat pelet limbah kayu untuk pengasapan ikan pada Kelompok pengelola ikan di Wonosari Kabupateng Demak, diadakan di sekretariat kelompok pengasap ikan di Jalan Diponegoro Kabupaten Demak, Minggu (11/9/2022).

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pendapatan ekonomi nelayan.

Pengabdian ini dilakukan oleh Tim UNNES yang beranggotakan Prof. Dr. Niken Subekti, S.Si, M.Si (Jurusan Biologi) Sonika Maulana, S.Pd, M.Eng (Jurusan Teknik Mesin), Rifa’atunnnisa, S.Hut, M.Si, Ph.D (Jurusan Ilmu Lingkungan), Aprillia Findayanti, S.Pd, M.GES  (Jurusan Geografi), Fahrur Rozy, S.Pd, M.Pd, Ph.D (Jurusan Ekonomi) dibantu oleh Staf Heri Setyanto, S.Kom, dan 3 mahasiswa aktif dari Prodi Biologi. 

Mitra pengabdian ini adalah KSU Asap Indah. 

Tim pelaksana pengabdian ini dibiayai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang dengan No kontrak 133.8.3/UN37/PPK.3.1/2022.

Adanya pengusaha dan pengolah ikan di sekitar masyarakat lingkungan Wonosari, awalnya hanya membeli dan menjual ikan, kemudian dibuat kelompok pengolah ikan asap agar mampu untuk mengolah ikan hasil laut.

Ikan didapatkan hasil nelayan dimanfaatkan sebagai ikan asap oleh pengolah ikan di wilayah tersebut. 

Transformasi teknnologi dapat dikembangkan di wilayah daerah Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, antara lain meningkatkan kualitas ikan asap dengan menggunakan teknologi pembuatan pelet dari limbah kayu, dengan mesin pembuatan pelet limbah kayu hilirisasi hasil penelitian dari Tim UNNES.

Prof. Dr. Niken Subekti, S.Si, M.Si menyampaikan berbekal dari biologi, mencintai lingkungan dan hutan.

Dari konversi lahan yang ada dari kebutuhan kayu, ternyata masih ada limbah-limbah sisa kayu yang belum termanfaatkan dengan baik.

"Jadi dari pemikiran kami seorang biolog kayu itu biomasnya besar atau energinya ada disitu. Kami memanfaatkan energi itu dari limbah kayu yang tidak terpakai ," kata Prof. Dr. Niken Subekti, S.Si, M.Si kepada Tribun Jateng, Minggu (11/9/2022).

Menemukan ketidak maksimalan produksi ikan asap kata Niken, menjadi sebuah tantangan bagi pihaknya.

"Kami dari akademisi ada tantangan untuk bisa memberikan solusi problematikan masyarakat di asap ikan ini," ujarnya.

Berdasarkan hasil riset dilakukan lanjutnya, untuk bisa menggunakan kayu secara terpisah menurut jenisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved