Berita Karanganyar

Basarnas Pos SAR Solo Berikan Pelatihan Simulasi Penanganan Bencana Kepada Siswa SD

Anggota Basarnas Pos SAR Solo memberikan pelatihan simulasi penanganan bencana alam kepada siswa SDN 1 Papahan Kecamatan Tasikmadu

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Guru dan siswa SDN 1 Papahan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar berlindung di bawah meja kelas saat simulasi terjadinya gempa bumi, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Anggota Basarnas Pos SAR Solo memberikan pelatihan simulasi penanganan bencana alam kepada siswa SDN 1 Papahan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Rabu (14/9/2022).

Anggota Basarnas dalam kesempatan tersebut selain memberikan sosialisasi terkait bencana alam dan pengenalan alat evakuasi darat, air dan udara juga melatih para siswa melakukan simulasi mitigasi manakala terjadi bencana gempa bumi.

Dari pantauan di lokasi terlihat, sirine peringatan bencana meraung di kompleks sekolahan. Setelah melakukan penyelamatan diri dengan berlindung di bawah meja kelas, selanjutnya para siswa mulai keluar kelas sembari melindungi kepala dengan tas dan kedua tangan. Mereka kemudian mencari titik aman di lapangan yang berada di dekat sekolahan.

Koordinator Lapangan Basarnas Pos SAR Solo, Tri Puji Sugiharto menyampaikan, kegiatan ini merupakan program Basarnas Goes to School. Melalui program tersebut pihaknya berupaya menanamkan kesadaran terkait kebencanaan dan SAR sejak dini kepada anak-anak.

Di sisi lain kegiatan ini bertujuan untuk regenerasi Tim SAR. Dia mencontohkan kebanyakan anak-anak ketika ditanya soal cita-cita mayoritas memiliki keinginan menjadi TNI-Polisi, dokter, pemadam, pilot dan lainnya. Lanjutnya, jarang ada anak yang memiliki keinginan menjadi Tim SAR.

"Melalui program ini kami berharap dapat menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi, saling tolong menolong, gotong royong dan manakala terjadi bencana mereka telah memiliki bekal atau fondasi," katanya kepada Tribunjateng.com.

Siswa kelas 6 SDN 1 Papahan, Elgy Riski Saputra merasa senang mengikuti simulasi penanganan bencana. Pasalnya dia baru pertama kali mengikuti kegiatan ini.

"Senang, bisa tahu soal bencana," terangnya. (Ais).

Baca juga: Hasil Babak I Skor 0-0 Persita Tangerang Vs PSIS Semarang, Kedua Klub Kesulitan Cetak Gol

Baca juga: 75 Pendeta dari Maluku menjadi Santri di Ponpes Edi Mancoro Kabupaten Semarang

Baca juga: Piye Jal! Setiap Hari Menantang Maut, Pengendara Nekat Lawan Arus di Jalan Pantura Tugurejo Semarang

Baca juga: Satreskrim Polres Tegal Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Mesin ATM BRI Gumayun, Ada 4 Pelaku

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved